Attitude Agen BIN, Kunci Suksesi Vaksinasi Anak di SD Muhammadiyah 2 Palang Tuban | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Attitude Agen BIN, Kunci Suksesi Vaksinasi Anak di SD Muhammadiyah 2 Palang Tuban

Jan 08, 2022 18:03
Pelaksanaan vaksinasi oleh Badan Intelijen Negara daerah Jawa Timur di Kabupaten Tuban (08/01/2022) (Foto: Ahmad Istihar/JatimTIMES)
Pelaksanaan vaksinasi oleh Badan Intelijen Negara daerah Jawa Timur di Kabupaten Tuban (08/01/2022) (Foto: Ahmad Istihar/JatimTIMES)

JATIMTIMES- Badan Intelijen Nasional (BIN) wilayah Jawa Timur, kembali menggulirkan vaksinasi massal untuk anak usia 6-11 tahun, kali ini menyasar siswa Sekolah Dasar atau SD Muhammadiyah 2 Palang Desa Leran Kulon, Kabupaten Tuban. 

Bahkan pelaksanaan vaksinasi oleh BIN bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban ini mendapat apresiasi dari kepala sekolah dan wali siswa yang mengakui attitude agen BIN. 

Baca Juga : Wabup Malang Target Vaksinasi Anak Capai 85% di Akhir Bulan

"Salah satu suksesi vaksinasi anak- anak di SD sini, di antaranya Attidude (sikap) para nakes dan agen BIN saat mendampingi vaksin," ungkap Kepala SD Muhammadiyah 2 Palang, Teguh Budi Utomo kepada JatimTIMES, Sabtu (08/01/2022).

Budi sapaan akrab pria yang pernah menjabat anggota Panwaskab Tuban periode 2013 Budi Hari Utomo mengatakan bahwa, pelaksanaan vaksinasi lanjutan Merpati 06 BIN Jatim di SD Muhammadiyah 2 Palang, dibuktikan ketersediaan dosis vaksin dari 310 dosis/siswa dapat terealisasi 288 siswa.

"Alhamdulillah, ada 288 ikut vaksin. Anak - anak tadi tidak ada rasa ketakutan ketika melihat jarum suntik berkat pendampingan petugas. Meski lainnya, belum bisa mengikuti vaksin karena berhalangan," sambungnya.

Sebab itu, Budi menyampaikan dari pengurus maupun wali siswa mengapresiasi kinerja serta terlaksananya vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun di SD Muhammadiyah.

"Kami sampaikan rasa terimakasih kepada pemkab, Dinkes Tuban dan BIN Jatim yang telah memfasilitasi anak didik kami untuk ikut progam vaksinasi ini," imbuhnya.

Baca Juga : Tahun 2021, Kasus DBD di Kabupaten Blitar Turun 50 Persen

Senada dikatakan Budi, wali siswa Nurul juga sangat mengapresiasi dengan sikap yang ditunjukkan anggota BIN Jatim, saat merayu anak - anak mengikuti vaksin dan mendampingi untuk menghilangkan stigma ketakutan akan jarum suntik. 

"Sikap petugas layaknya sebagai orangtua yang merayu anak kecil menjadikan anak-anak nyaman ketika jarum suntik disuntikkan ke lengan tangan. Sikap yang memberikan nyawan ini sangat perlu ditekankan," terangnya.

Sekedar diketahui pada awal tahun 2022 ini, Badan Intelijen Negara Daerah Jawa Timur, terjun ke sejumlah daerah untuk suksesi percepatan dan dukungan percepatan vaksinasi anak yang dicanangkan oleh pemerintah. Di Kabupaten Tuban sendiri tercatat vaksinasi massal digelar dua kali yakni di LPI SD BAS dan SD Muhammadiyah 2 Palang. (*) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Vaksinasi Covid 19 vaksinasi tuban vaksinasi bin Badan Intelejen Negara bin jatim

Berita Lainnya