JATIMTIMES - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lumajang dan Ditjen Dukcapil Kemendagri membuka data pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Layanan tersebut dibuka selama tujuh hari di lapangan pengungsian Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang sejak hari ini, Kamis (9/12/2021).
Rahmad Wahid, Kabid Dasduk mengatakan, dirinya mendapatkan tugas dari Kepala Dinas Dukcapil Lumajang untuk memberikan layanan terpadu dibeberapa tempat pengungsian yang ada di Candi Puro, Desa Penanggal dan Desa Sumbermujur.
Baca Juga : Bagikan Stiker, Srikandi Cantik di Tulungagung Galang Donasi untuk Korban Erupsi Semeru
"Mulai hari ini, akan di data seluruh daerah pengungsian. Saat ini di Penanggal dan Sumbermujur dan yang turun ada dua tim yaitu tim Dispenduk dan Ditjen Dukcapil dari Jakarta," terangnya.
Rahmat mengatakan, untuk Ditjen Dukcapil ditempatkan di Sumbermujur yang hingga saat ini masih proses pelayanan administrasi kependudukan.
"Seperti dokumen KK, KTP, KIA hingga Akta Kelahiran cukup menggunakan finger print yang langsung hari ini kita, cetak," ungkapnya.
Slamet menjelaskan, tidak ada persyaratan bagi korban bencana. Namun yang paling penting terkait RT RW jelas, sidik jari dan saat pengecekan muncul NIK, maka pada hari itu langsung di cetak.
"Tapi kalau hilang ataupun rusak harus lapor ke Kepolisian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang sudah ditetapkan," urainya.
Sedangkan untuk database Sumbermujur, ada 200 KK yang sudah terdaftar di Dispenduk Capil. Namun hingga siang ini masih ada 30 KK yang sudah mencetak.
Baca Juga : Bunda Indah: Insya Allah Semua Bantuan Terdistribusi
"Itupun karena tidak selalu ditempat, kita, selalu pindah-pindah. Data ini yang kita dapatkan sementara, untuk selanjutnya kita, akan ke Balai Desa dan rumah warga yang ditempati oleh pengungsi," ujarnya.
Rahmat menjelaskan, dengan sidik jari secara otomatis dokumen kependudukan satu keluarga sudah diketahui dan langsung bisa kita cetak.
"Masyarakat yang terdampak dilayani terkait dokumen kependudukan, semua dilayani dan untuk KTP sendiri sudah dibawakan 4 ribu blangko," jelasnya.