Ganti Cabor Dadakan Usai Pembukaan, Nanda Mei Jawab dengan Emas di Peparnas Papua | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Ganti Cabor Dadakan Usai Pembukaan, Nanda Mei Jawab dengan Emas di Peparnas Papua

Nov 11, 2021 20:24
Nanda Mei Solihah meraih satu medali emas di ajang Peparnas XVI Papua 2021 dari nomor Lompat Jauh. (Foto: istimewa)
Nanda Mei Solihah meraih satu medali emas di ajang Peparnas XVI Papua 2021 dari nomor Lompat Jauh. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Para-atletik Nanda Mei Solihah meraih satu medali emas di ajang Peparnas XVI Papua 2021 dari nomor Lompat Jauh. Nanda Mei seolah menjawab tantangan dari kontingen Jawa Timur yang memberikannya nomor baru, secara mendadak di malam pembukaan, Jumat 5 November 2021.

Hari ini, Kamis 11 November 2021 menjadi pembuktian bagi Nanda Mei Solihah, Para-atletik kelahiran Kota Kediri 17 Mei 1999 silam. Di ajang Peparnas XVI Papua 2021, Nanda Mei meraih satu medali emas untuk kontingen Jawa Timur dari nomor Lompat Jauh. Dia mengalahkan lima lawannya, dengan catatan 4,35 meter. 

Baca Juga : Peran FRPB dalam Menyuskeskan Prokes pada Pelaksanaan MTQ XXIX Jatim 

Nomor Lompat Jauh ini seolah menjadi tantangan bagi Nanda Mei yang sedari awal telah mempersiapkan diri untuk Lari 100 Meter. Nanda hanya ikut satu nomor tersebut karena statusnya sebagai atlet elite. 

Tantangan itu diterimanya secara mendadak, malam setelah pembukaan pesta olahraga disabilitas setingkat PON, Jumat 5 November 2021 kemarin. Tidak adanya lawan di nomor lari kategori T47, membuat perlombaan ditiadakan. Satu-satunya pilihan, Nanda harus bertarung di nomor lain.

“Tiba-tiba banget dikabari sama pengurus Jawa Timur, itu pas setelah technical meeting, lari nggak ada lawannya. Satu-satu pilihan ya ganti nomor,” kata Nanda Mei.

Nanda Mei mengambil tantangan itu. Praktis, perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua NPCI Kota Kediri ini hanya memiliki waktu 5 hari untuk mempersiapkan diri. Nanda bekerja keras. 

Hari ini dia membuktikannya. Dia mengaku bangga mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan kota kelahirannya, Kota Kediri. 

Baca Juga : Sukses Raih Prestasi di PON Papua, Bupati Yes Berharap Kejurkab Lamongan Munculkan Atlet Nasional

“Alhamdulillah bisa jawab tantangan ini dan memberikan prestasi untuk Jawa Timur dan khususnya Kota Kediri. Terimakasih untuk dukungan orang tua, dan semuanya yang mendukung dan mendoakan,” tutup Nanda.

Selain Nanda, atlet Kota Kediri lainnya turut menorehkan prestasi di ajang itu. Ryan Ardha meraih 2 emas dari Cabor Atletik, Inggita 1 perak dari Renang, dan Catur 2 perak dari Catur perorangan dan beregu kategori catur cepat TRW. Sementara Aziz hari ini masih berjuang di Cabang Olahraga Sepak Bola Cerebral Palcy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
peparnas atlet para atletik

Berita Lainnya