Pabrik Semen Gandeng BNNK Tuban Kampanye Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkotika | Jatim TIMES

Pabrik Semen Gandeng BNNK Tuban Kampanye Dampak Buruk Penyalahgunaan Narkotika

Oct 13, 2021 16:45
Suasana Pelaksana Kepala BNNK Tuban I Made Arjana saat memberikan Materi kepada Peserta Ring 1 Perusahan SIG Pabrik Tuban (13/10/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)
Suasana Pelaksana Kepala BNNK Tuban I Made Arjana saat memberikan Materi kepada Peserta Ring 1 Perusahan SIG Pabrik Tuban (13/10/2021) (Foto Ahmad Istihar/Jatim TIMES)

JATIMTIMES - PT Semen Indonesia Grup (SIG) (Persero) Tbk - Pabrik Tuban menggelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdagangan Gelap Narkotika (P4GN) dan bahaya penyalahgunaan Narkotika. 

Kegiatan yang menyasar pemerintah Desa dan warga sekitar wilayah ring 1 perusahaan itu, SIG menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban di pendopo Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Baca Juga : Penumpang Alami Peningkatan, PT KAI Daop 7 Madiun Tambah Perjalanan Kereta Api

CSR Program BUMN Senior Officer, Abdul Manan mengatakan bahwa, kegiatan P4GN merupakan program lanjutan rencana aksi Nasional. SIG sebagai perusahaan BUMN ikut mengampanyekan serta mendukung pencegahan penyalahgunaan dampak buruk narkotika di lingkungan internal karyawan maupun di eksternal perusahaan. 

"Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo kepada Menteri BUMN, bahwa perusahaan BUMN wajib ikut serta mencegah penyalahgunaan dampak buruk narkotika," kata Abdul Manan dalam sambutan kepada para peserta.

Dengan begitu tambah Abdul Manan, adanya sosialisasi dari BNNK ini dapat mendukung penyadaran masyarakat, khususnya warga sekitar perusahaan untuk waspada terhadap penyalahgunaan narkoba mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan. 

"Dari kegiatan ini, kami lebih menekankan sosialisasi dampak buruk penyalahgunaan narkoba. Sehingga output-nya bagi peserta dapat memberikan perlindungan diri terhadap ancaman narkotika. Jika nanti ada karyawan terbukti menyalahgunakan narkoba, maka sanksi dari perusahaan sangatlah berat, karena ini sebagai bentuk konsistensi perusahaan dalam mendukung program P4GN," terangnya.

Dalam kegiatan itu juga hasilnya diharap bagi peserta dan masyarakat sekitar perusahaan bisa menjadi duta anti narkoba di desanya masing-masing sekaligus menjadikan kampung atau desa hebat bersih dari narkoba. "Kita berharap yang ikut pada kegiatan ini bisa menjadi duta-duta anti narkoba," harap Abdul Manan.

Sementara Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana menjelaskan, pemahaman perihal penyalahgunaan dan dampak buruk narkotika sangat penting. Sebab, Kabupaten Tuban ke depan akan menjadi kota industri. "Secara umum, kita berikan edukasi dan pemahaman supaya pemuda, tokoh masyarakat dan semua elemen yang hadir di Kantor Kecamatan Kerek, memahami pentingnya dampak buruk narkoba dan kita semua harus menjauhi dan memerangi peredaran narkotika," kata I Made Arjana. 

Mengacu Undang-Undang 35 Tahun 2009 pasal 4 terkait narkotika untuk kepentingan medis, kesehatan dan penelitian. Serta mencegah, melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia dengan memberantas peredaran gelap narkotika. Menjamin pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahgunaan pecandu narkotika.

Baca Juga : Bupati Sumenep Terima Penghargaan ASN Achievement Award 2021

I Made Arjana juga mengimbau masyarakat, apabila di sekitar lingkungan terdapat orang dengan ciri-ciri menyalahgunakan atau pecandu narkotika, segera dilaporkan ke BNN dan yang bersangkutan tidak akan dikenai hukuman, melainkan dikenakan rehabilitasi sesuai amanah Undang-Undang. 

"Narkoba itu sakit otak. Permasalahan narkotika saat ini membutuhkan penanganan dan UU khusus yang spesifik dan memberi efek jera. Ingat, jangan coba-coba," tegas  I Made Arjana. 

Dikonfirmasi terpisah Camat Kerek Sugeng Purnomo mengucapkan terima kasih kepada perusahaan dan BNNK Tuban yang telah melaksanakan kegiatan ini. Dengan adanya sosialisasi bahaya narkotika diharapkan di Kerek bersih dari peredaran obat terlarang tersebut.

"Selama ini belum ada kasus-kasus moncolok penyalahgunaan narkotika, adanya kegiatan ini semoga masyarakat lebih sadar akan bahaya penyalahgunaan narkotika," ungkap Sugeng Purnomo.

Topik
semen indonesia grup abdul manan P4GN I Made Arjana bnnk tuban

Berita Lainnya