JATIMTIMES - Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menjanjikan hadiah besar bagi atlet dan tim yang diberangkatkan pada gelaran PON XX. Dengan catatan harus membawa medali emas dan kembali membanggakan warga Kota Apel tersebut.
“Pulang semua bisa bawa medali emas, amin. Insya Allah kalau bawa medali emas juga ada hadiahnya,” ungkap Dewanti dalam Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021 dan Pelepasan Atlet yang diselenggarakan KONI Kota Batu, di GOR Gajahmada, Kamis (9/9/2021).
Baca Juga : Komisi D DPRD Surabaya Dorong Dinas Pendidikan Miliki Aplikasi Pembelian Seragam Online
Hal tersebut juga diungkapkan Dewanti untuk memompa semangat para atlet, hingga bisa membawa pulang medali emas pada PON XX pada bulan Oktober di Papua 2021. Karena selama ini, Pemkot Batu telah merencanakan anggaran biaya (RAB) KONI Kota Batu sejumlah Rp 30 juta. Bonus itu direncanakan diberikan kepada atlet yang berhasil meraih medali emas pada PON XX. Sehingga Dewanti berharap bonus Rp 30 juta dapat dikantongi.
“Semoga atlet bertambah semangat dan semua bisa kembali ke Kota Batu dengan membawa medali. Semoga dari tahun ke tahun jumlah atlet Kota Batu yang dikirim ke PON semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Batu, Drs Mahfud mengatakan, jumlah atlet yang diberangkatkan PON tahun ini dibandingkan sebelumnya naik 66 persen. Jika dalam PON XIX tahun 2016 di Jawa Barat Kota Batu hanya diwakili 6 atlet dan 6 orang pelatih.
Saat ini, lanjutnya, Kota Batu diwakili 9 atlet, 2 pelatih, 4 mekanik dan 1 wasit. Itu berdasarkan SK KONI Jatim dari Cabang Olahraga Paralayang ada 4 atlet putra dan 2 atlet putri, Selam 1 atlet putri, tarung derajat 1 atlet putra dan 1 atlet bermotor,” katanya
“Dalam SK juga menugaskan 2 orang pelatih dan 4 mekanik,” tambah Mahfud.
Rinciannya, 9 atlet terdiri dari 5 cabang olahraga paralayang, bermotor, pencak silat, selam laut, dan tarung derajat. Mereka adalah Gigih Imam Nurdianzah dari cabor paralayang.
Baca Juga : Salurkan 11.168 Bantuan Selama Pandemi, Wali Kota Kediri Pamerkan Si Jamal di Road to FESyar KPwBI Kediri
Jafro Megawanto dari cabor paralayang yang pada PON sebelumnya membawa medali emas. Joni Effendi dari cabor paralayang. Roni Pratama dari cabor paralayang. Ike Ayu Wulandari dari cabor paralayang. Rika Wijayanti cabor paralayang.
Kemudian ada Nafa Amadea dari cabor selam laut. Lalu Muggy Rezzaindi dari cabor tarung derajat. Dan M Kafa Yaqi Ardafa cabor bermotor.
Untuk empat mekanik dari cabor paralayang ada Andri Sisnanto, Viki Mahardika, Ardiansyah Mega Putra, dan Markus Heru. Lalu dua pelatih yakni, Edu Suhartono dari cabor pencak silat dan Mochammad Muhsin dari cabor tarung derajat.
Sedang pelepasan itu dengan dilakukan penyerahan plakat dari Dewanti kepada para atlet di GOR Gajahmada, Kota Batu. Selain itu mereka mereka juga mendapatkan uang saku atau dana support dari KONI Kota Batu mulai Rp 2 juta sampai Rp 4 juta perorangnya.