JATIMTIMES - Sebuah rumah sederhana di Rt.11 Rw.02 Desa Banjarsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun terbakar. Kebakaran terjadi gara-gara sang pemilik rumah mengira api di pawon sudah mati seusai merebus air untuk membuat minuman. Kebakaran pun terjadi dan menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
"Kejadiannya tadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kebetulan pak Jarko ini tadi sendirian di rumah, istrinya sedang bercocok tanam. Dia merebus air dan setelah usai dimatikan bara api di Pawonan (dapur kayu) ditingggal ke depan. Pikirnya api sudah padam. Namun sesaat kemudian ada bau asap memenuhi ruang depan, setelah dilihat api sudah mulai membesar. Beruntung ada salah satu warga yang melihat dan segera ke kantor desa" Tutur Welly Subroto Kepala Desa Banjarsari, Selasa (7/9/2021).
Baca Juga : Pakai Sabu di Pos Satpam, Dua Pelaku Dibekuk Tim Tumpas Narkoba Polres Lumajang
"Saya mengharapkan warga lebih waspada terlebih saat musim kemarau begini. Bilamana melihat kejadian kebakaran, binatang buas atau sejenisnya bisa segera melapor atau menghubungi pemadam kebakaran untuk segera mendapatkan penanganan," ujarnya.
Eko Purwanto salah satu perangkat desa yang berada di lokasi membenarkan kejadian kebakaran itu. "Memang benar kejadianya tadi sekitar jam 12.00 WIB. Ada salah satu warga yang menghubungi pak kamituwo, kemudian beliau melaporkan ke desa. Saya pun segera menghubungi call center Damkar dan 10 menit kemudian tim pemadam sudah tiba di lokasi," jelasnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.07 WIB. Tampak asap yang masih terus mengepul, hal ini disebabkan tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku cukup banyak. Saat ini kondisi Jarko sang pemilik rumah berangsur tenang setelah pada saat kejadian kebakaran sangat syok.
Baca Juga : Akibat Percikan Korek Api, Rumah Penjual BBM Eceran di Lumajang Terbakar
Sementara Hartoyo selaku komandan tim yang berada di lokasi belum bisa memberikan keterangan atas kejadian tersebut. "Nanti saja mas kalau sudah selesai semua" ujarnya menghindar.