NGAWITIMES - Para pedagang Street Food Ngawi kini mulai bisa tersenyum, menyusul Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Korpri peduli memberikan bantuan sembako dan uang tunai.
Plt Kasatpol PP Ngawi Sumarsono yang memimpin langsung pemberian bantuan menjelaskan, setidaknya bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras dan uang tunai senilai Rp 500 ribu bisa membantu meringankan beban para pedagang Street Food Ngawi yang terkena imbas penyekatan jalan di seputaran Alun-alun Ngawi.
Baca Juga : Wali Kota Kediri Instruksikan Gerakan Berbagi Membantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19
"Sedikit kita memberikan bantuan sosial dari pemerintah daerah melalui Korpri peduli semoga bisa bermanfaat dan mengurangi beban para pedagang Street Food Ngawi," jelas Sumarsono kepada Jatim Times.
Sumarsono menambahkan, selama membuka lahan usahanya, pedagang Street Food Ngawi harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketat.
"Pembeli bisa take away, jika tetap makan maupun minum di sini tetap harus ada pembatasan. Terpenting tetap jaga jarak," ucapnya.
Para pedagang Street Food Ngawi mengaku senang dengan adanya kepedulian dari Pemkab Ngawi melalui Korpri peduli atas nasib mereka. "Alhamdulillah kita diperhatikan dan ada bantuan. Terima kasih untuk pemerintah," tandas Hari TB, pedagang street food kios 02.
Sementara, Ketua Paguyuban Ngawi Street Food Yanto mengaku senang dengan adanya perhatian dari pemerintah bagi para pedagang yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Baca Juga : Dapat Bantuan Oxymeter dari Juragan 99, Wali Kota Sutiaji Segera Bagikan ke RT/RW
"Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu para pedagang street food. Sangat senang, semoga bermanfaat," tegas Yanto.
Sebelumnya bendera putih dikibarkan oleh 38 pedagang Street Food Ngawi yang terletak di sebelah barat Alun-alun Ngawi. Pengibaran bendera putih sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi mereka atas kebijakan penyekatan jalan di seputaran Alun-alun Ngawi yang membuat tempat usaha sepi.