MALANGTIMES - Gelombang protes dan kecaman terhadap agresi Israel terhadap Palestina yang menelan banyak korban jiwa terus terjadi di dunia, termasuk di Indonesia bahkan di Kota Malang.
Untuk di Kota Malang sendiri dilakukan oleh ratusan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Muslim Malang Raya Cinta Indonesia (M3RCI) pada hari Jumat (21/5/2021) di depan Gedung DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Malang yang juga pada hari ini bertepatan dengan kesepakatan antara Hamas Palestina dan Israel untuk melakukan gencatan senjata yang dimediatori oleh Mesir.
Baca Juga : Dikukuhkan Wali Kota Sutiaji, 39 Sekolah di Kota Malang Punya Kepala Sekolah Baru
Koordinator Lapangan Aksi Bela Palestina di Kota Malang Karim Salamah mengatakan bahwa aksi yang lakukan oleh M3RCI merupakan gabungan dari berbagai elemen masyarakat yang bersimpati atas peristiwa agresi Israel terhadap Palestina yang berlangsung 11 hari dan menelan banyak korban jiwa di pihak Palestina.
"Ini sebagai bentuk kepedulian kita turut berduka merasakan apa yang dirasakan saudara kita di Palestina. Kita semua elemen yang ada di Malang Raya terlibat dalam Aksi Bela Palestina," ungkapnya kepada MalangTIMES.com di sela-sela orasi para demonstran di atas mobil komando, Jumat (21/5/2021).
Lanjut Karim bahwa elemen-elemen masyarakat yang turun aksi dalam Aksi Bela Palestina tersebut berasal dari berbagai kelompok masyarakat. Mulai dari yang datang secara pribadi, maupun atas nama organisasi. Semuanya berkumpul menjadi satu dalam M3RCI.
"Ada ACT, LazisMu, ada YDSF, ada jamaah yang lainnya juga terlibat di dalamnya. Ada PA 212, ada Kokam, ada Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan semuanya," imbuhnya.

Karim juga dengan tegas mengatakan bahwa sebagai warga negara Indonesia dirinya beserta seluruh umat muslim yang ada di Indonesia mengakui Palestina sebagai negara dan mengutuk keras tindakan agresi Israel terhadap Palestina yang menyebabkan banyak korban jiwa di pihak Palestina.
"Palestina adalah negara yg merdeka yang kedaulatannya juga diakui semuanya, termasuk kami warga indonesia. Saat ini, israel masih terus merongrongnya. Kami sangat mengutuk keras," tegasnya.
Sementara itu, dalam Aksi Bela Palestina yang digelar setelah Salat Jumat hingga berakhir sekitar pukul 15.00 WIB ini juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Malang.
Di antaranya hadir Wali Kota Malang Sutiaji, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Dalam Aksi Bela Palestina, Wali Kota Malang Sutiaji juga sempat naik di mobil komando untuk memberikan orasi serta semangat kepada masyarakat Kota Malang untuk terus mendoakan Palestina dan mengecam segala tindakan kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Baca Juga : Bobol Rumah Warga, Kuli Bangunan di Jombang Dikepung Massa
"Jika nilai-nilai kemanusiaan diinjak-injak, memang tidak bisa dibiarkan. Dengan ini, kita gelorakan semangat perjuangan membela saudara kita di Palestina. Dari Malang, Untuk Palestina. Salam Satu Jiwa," serunya.
Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika juga merespon Aksi Bela Palestina yang dilakukan M3RCI. Bahwa menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945 terkait penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
Terlebih lagi presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno juga telah berpesan dalam pidatonya dulu bahwa selama kemerdekaan Bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah Bangsa Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel.
"Kita semua dalam semangat yang sama. Membela hak-hak saudara kita. Semoga kemerdekaan Palestina secara utuh segera diwujudkan. Karena kemerdekaan setiap orang adalah wajib hukumnya," pungkasnya.