Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Info Penyekatan di Tiap Pertigaan Jalan Raya di Jember Dipastikan Hoax, Ini Faktanya

Penulis : Moh. Ali Mahrus - Editor : Yunan Helmy

06 - May - 2021, 08:42

Placeholder
Acara PWJ Asyik saat menghadirkan dua narasumber dari Satlantas Polres Jember dan BPBD Jember dalam acara diskusi asyik. (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

JEMBERTIMES - Belakangan banyak beredar pesan berantai (broadcast) di berbagai WAG (Whatsapp group) yang menginformasikan adanya 19 titik penyekatan pemudik di wilayah Kabupaten Jember yang berlaku mulai 6 Mei hingga 24 Mei 2021.

Banyak kalangan yang menilai  informasi tersebut benar adanya. Sehingga beberapa warga merasa khawatir jika penyekatan tersebut benar-benar diberlakukan di Jember.

Baca Juga : Sering Diucapkan saat Idul Fitri, Ini Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Cara Menjawabnya

Ke-19 titik penyekatan yang beredar di WAG di antaranya di pertigaan Jombang Kencong, perempatan Gumukmas, pertigaan Puger, pertugaan Balung, pertigaan Glundengan, pertigaan Wuluhan, perempatan Ambulu, pertigaan Jenggawah, perempatan Mangli, pertigaan Rambupuji, semua perempatan di Jember Kota. Juga pertigaan Terminal Pakusari, pertigaan arah Panti, perempatan Arjasa Sukowono, pertigaan Mayang, perempatan Umbulsari, perempatan arah Silo, lertigaan Sukowono dan perempatan Sumberbaru.

Menyikapi hal tersebut, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember  M. Mujamil bersama jajaran Satlantas Polres Jember buka suara di hadapan sejumlah wartawan pada acara ngobrol bareng Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) Asyiik pada Rabu (5/5/2021) malam.

“Info itu tidak benar. Penyekatan hanya dilakukan di perbatasan Jember dengan Lumajang. Sedangkan Jember-Bondowoso dan Jember-Banyuwangi, tidak ada penyekatan. Hanya didirikan pos untuk check point saja dan pengamanan lebaran,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jember Iptu Heru Siswanto.

Heru juga menyatakan, pihak Polres Jember dalam menghadapi Lebaran kedua di masa pandemi covid-19 ini akan mendirikan 3 pos pam pengamanan di pusat keramaian dan titik tempat wisata.

“Pos pengamanan ada di depan Roxy Square, Alun-Alun Jember dan di Watu Ulo. Selain untuk pengamanan, juga untuk memantau aktivitas warga sebelum dan sesudah lebaran, termasuk untuk memantau kerumunan warga agar tetap mematuhi prokes dan menerapkan 5M,” beber Heru.

Sementara, M. Mujamil dalam kesempatan tersebut mengatakan,  BPBD Jember -dalam hal ini Satgas Covid-19- akan terus melakukan patroli mobile bersama dengan jajaran TNI dan kepolisian dalam mencegah penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Jember.

Baca Juga : Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri 2021, Bahasa Indonesia, Inggris hingga Jawa

Meski secara keseluruhan Kabupaten Jember bisa dikategorikan sebagai zona hijau,  protokol kesehatan dengan menerapkan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencucui tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktivitas)  agar tetap dijalankan oleh masyarakat Jember, terutama dalam menghadapi Lebaran Idul Fitri tahun ini.

Mujamil berharap agar masyarakat Jember khususnya, bisa belajar dari kasus di India. Di India lonjakan covid-19 yang disebut sebagai ‘tsunami corona’ terjadi pasca-adanya perayaan upacara keagamaan.

“Jangan sampai kelengahan warga dalam menerapkan protokol covid-19 selama Idul Fitri menjadi penyebab lonjakan suspect covid seperti di India. Meski secara garis besar Jember bisa dikatakan sudah berada di zona hijau, pandemi masih belum berakhir. Masyarakat harus menerapkan 5M di kehidupan baru ini (new normal),” pungkas Mujamil. 


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Moh. Ali Mahrus

Editor

Yunan Helmy