Persiapan Wirausaha Disabilitas, 12 Trainer Terpilih Dapatkan Pembekalan | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Persiapan Wirausaha Disabilitas, 12 Trainer Terpilih Dapatkan Pembekalan

Mar 08, 2021 21:38
Sebanyak 12 trainer yang telah terpilih mendapatkan pembekalan sejumlah materi di Hall Kilisuci, Hotel Grand Surya Kota Kediri. (Foto: Ist)
Sebanyak 12 trainer yang telah terpilih mendapatkan pembekalan sejumlah materi di Hall Kilisuci, Hotel Grand Surya Kota Kediri. (Foto: Ist)

KEDIRITIMES - Persiapan kegiatan JAPRI (Jadi Pengusaha Mandiri) PWD (People with Disability) atau penyandang disabilitas, yang meruoakan hasil kerja sama Pememerintah Kota Kediri, USAID dan HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia), terus berlangsung. Senin (8/3/2021) 12 trainer yang telah terpilih mendapatkan pembekalan sejumlah materi di Hall Kilisuci, Hotel Grand Surya Kota Kediri.

"Sebelum nanti terjun langsung menjadi pengajar, teman-teman trainer ini dibekali sejumlah materi penting. Di antaranya tentang kesetaraan gender, kewirausahaan dan lain sebagainya," terang Munawaroh, jetua HWDI Kota Kediri, Senin (8/3).

Baca Juga : Marak Penipuan Atas Nama Kepala Daerah, Kini Giliran Bupati Madiun Dicatut

Munawaroh mengatakan bahwa 12 trainer ini berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda. “Bervariasi. Jadi, trainer ini ada dari keberagaman disabilitas (tunarungu, tunanetra, dan sebagainya), keluarga disabilitas, dan perwakilan dari Pemerintah Kota Kediri dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kediri,” imbuh wanita yang menjabat sebagai field officer regional Kediri-Malang dalam kegiatan JAPRI-PWD 2021 tersebut.

Sementara itu, pemateri dalam kegiatan training of trainer (TOT) ini berasal dari Universitas Ciputra. Munawaroh mengatakan, mengingat Universitas Ciputra merupakan salah satu perguruan tinggi  berbasis kewirausahaan, jadi sejalan dengan prinsip dari acara JAPRI-PWD 2021 ini.

Tetuko Erwin Sukarno, kepala Bidang PPMPI Bappeda Kota Kediri, saat memberikan sambutan mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kediri mendukung penuh atas terselenggaranya acara ini. "Kami mendukung dan menyambut baik atas berlangsungnya acara ini di Kota Kediri," ungkapnya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini, teman-teman penyandang disabilitas di Kota Kediri dapat lebih berdaya dengan cara berwirausaha. “Acara ini sangat positif, mengajarkan nilai-nilai berwirausaha untuk teman-teman dengan keterbatasan. Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan berarti penghalang untuk berkreativitas,” imbuh Erwin.

Selain itu, Erwin menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Kediri untuk berkontribusi dan mendukung penuh jalannya acara yang digawangi oleh USAID ini. “Saya berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga : Lewat Kegiatan Ini, Wujud Komitmen Diskopindag Majukan IKM Kota Malang

Adapun kegiatan training of trainers atau pelatihan/pembekalan untuk trainer JAPRI-PWD ini berlangsung selama tiga hari. Diawali Senin, (8/3/2021) dengan materi seputar mendalami konsep entrepreneurship dan konsep BMC (business model canvas), Selasa, (9/3/21) dengan materi konsep validasi dan presentasi singkat: merancang skenario pelatihan, dan diakhiri Rabu (10/3/2021), micro-teaching dan refleksi pelatihan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita Kediri Pelatihan disabilitas

Berita Lainnya