Kikis Kesan Menakutkan, Polisi Dekati Anak-Anak di Kampung Warna-Warni | Jatim TIMES

Kikis Kesan Menakutkan, Polisi Dekati Anak-Anak di Kampung Warna-Warni

Mar 01, 2021 20:45
Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution saat memberikan pengetahuan rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak Kampung Warna-Warni, Senin (1/3/2021). (Foto: Satlantas Polresta Malang Kota) 
Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution saat memberikan pengetahuan rambu-rambu lalu lintas kepada anak-anak Kampung Warna-Warni, Senin (1/3/2021). (Foto: Satlantas Polresta Malang Kota) 

MALANGTIMES - Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polresta Malang Kota menggelar agenda Polisi Sahabat Anak dengan menyasar anak-anak yang berada di Kampung Warna-Warni Jodipan, Kota Malang, Senin (1/3/2021). 

Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan kegiatan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan usai. 

"Di masa pandemi Covid-19 tentunya kita ketahui bersama, banyak anak-anak yang tidak melaksanakan sekolah di sekolah  hadir di sekolah. Sehingga kami berinisiatif mendatangi Kampung Warna-Warni di sana juga ada balai desa nya yang termasuk kampung tangguh juga," jelasnya kepada MalangTIMES. 

Perwira yang akrab disapa Rama ini menuturkan bahwa saat di Kampung Warna-Warni diikuti oleh 10 personel Satlantas Polresta Malang Kota dan jajaran perwira lalu lintas. Untuk sasarannya sendiri adalah para anak-anak sekolah dari usia dini sampai usia 10 tahun. 

"Kita hadir di sana memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dari usia dini sampai usia 10 tahun mereka kita berikan dikmaslantas tentunya tentang pengetahuan dan etika berlalu lintas yang kita tanamkan sejak dini," ungkapnya. 

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini mengatakan bahwa selain memberikan edukasi terkait pengetahuan dan etika berlalu lintas juga disampaikan informasi mengenai penerapan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas di tengah pandemi Covid-19. 

"Anak yang ikut kurang lebih 40 anak. Tapi kita bagi dua session. Karena kita harus menjaga jarak jadi kita bagi dua sesi untuk kegiatannya," terangnya. 

Rama menjelaskan bahwa saat pelaksanaan kegiatan Polisi Sahabat Anak yang diadakan Satlantas Polresta Malang Kota di Kampung Warna-Warni tidak terdapat kendala. Malahan orangtua dari para anak-anak mendukung dengan adanya program Polisi Sahabat Anak. 

"Mereka juga senang dihadiri oleh kita. Karena menjadi sebuah Refreshing bagi masyarakat khususnya anak-anak yang hadir di tempat tersebut. Kita juga siapkan boneka zebra, boneka sopo jarwo untuk kegiatan menghibur anak-anak," ujarnya. 

Saat pelaksanaan Polisi Sahabat Anak juga dikatakan Rama bahwa bagi anak-anak yang dapat menjawab pertanyaan dari jajaran Satlantas Polresta Malang Kota bakal diberikan hadiah. "Kita juga memberikan hadiah dan reward bagi yang bisa menjawab dari materi yang sudah kita diberikan," katanya. 

Dengan agenda Polisi Sahabat Anak ini juga dapat memberikan efek positif bagi penilaian masyarakat dan anak-anak terhadap sosok polisi yang selama ini masih dipandang sosok yang menakutkan. 

"Selama ini masyarakat melihat polisi ditakuti atau pun adik-adik pelajar ini ditakut-takuti oleh orangtuanya, mereka melihat sosok polisi yang memang dekat dengan mereka dan bisa berkomunikasi langsung dengan kita," tuturnya. 

Sementara itu, Rama juga menuturkan bahwa agenda Polisi Sahabat Anak merupakan kegiatan yang berkelanjutan dan rutin dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19 ini. "Kita akan rutin. Memang ini juga bukan yang pertama, kita juga sudah kegiatan di daerah Klojen. Ini merupakan kegiatan selanjutnya. Ini kita akan terus canangkan menyentuh pendidikan masyarakat di usia dini bagi masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tertib protokol kesehatan," pungkasnya.

Topik
Berita Malang Polisi sahabat anak ramadhan nasution

Berita Lainnya