Pelaku Penipuan Jual Beli Kucing Online Mengaku Anggota Polisi | Jatim TIMES

Pelaku Penipuan Jual Beli Kucing Online Mengaku Anggota Polisi

Feb 23, 2021 20:59
Ihsan (24) saat ditemui pewarta di Mapolresta Malang Kota, Selasa (23/2/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Ihsan (24) saat ditemui pewarta di Mapolresta Malang Kota, Selasa (23/2/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kasus penipuan jual beli kucing online yang menelan satu korban atas nama Ihsan (24) warga DKI Jakarta terus berlanjut. Pelaku mengaku anggota polisi. Hal itu diketahui dari foto identitas pelaku berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diterima korban. Foto KTP tersebut bernama Jup Jalius (28) warga Muara Enim, Sumatera Selatan dengan keterangan pekerjaan sebagai anggota polisi.

Ditemui MalangTIMES di sekitar Mapolresta Malang Kota usai menjalani pemeriksaan, Ihsan mengatakan ditanyai penyidik terkait hubungannya dengan pelaku. Dia ditanya apakah mengenal pelaku, dan pernah bertemu dengan pelaku. "Saat ditanya identitas pelaku, saya jelaskan kalau pelaku memberikan kartu identitas berupa KTP atas nama Jup Jalius dengan keterangan bekerja sebagai anggota Polri," jelasnya, Selasa (23/2/2021). 

Lanjut Ihsan bahwa dirinya terkait keaslian KTP tersebut tidak dapat memastikan keaslian atau kebenaran identitas tersebut. Yang jelas dikatakan Ihsan bahwa dirinya terus ditekan agar mengirimkan sejumlah uang dengan terduga pelaku mengirimkan sebuah foto KTP yang menerangkan bahwa orang bernama Jup Jalius bekerja sebagai anggota kepolisian. 

"Tapi untuk KTP ini masih dipertanyakan ini KTP asli atau bukan. Terus si penjual itu nekan saya dan ngechat bahwa ini KTP saya. Jadi kalau uang saya nggak kembali, dia berani bertanggungjawab," terangnya. 

Pemuda yang saat ini mengenyam pendidikan S2 di salah satu kampus negeri ternama di Kota Malang ini menuturkan bahwa pihaknya telah memberikan semua bukti-bukti chat dan foto KTP yang telah dikirimkan oleh pelaku. "Untuk semua bukti chat dan foto KTP semua sudah diberikan ke penyidik. Masih diduga yang melakukan tindak pidana penipuan ini anggota Polri," ujarnya. 

Ihsan berharap untuk kasusnya ini segera tuntas dan pelaku dapat segera tertangkap agar tidak ada lagi korban berjatuhan dengan modus jual beli online. " Harapan saya pelaku segera tertangkap, agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan. Cukup saya jangan ada yang lain," imbuhnya. 

Lebih lanjut Ihsan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Malang agar lebih teliti dan berhati-hati untuk melakukan jual beli secara online, utamanya jual beli hewan seperti kucing. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo menuturkan bahwa proses penyelidikan kasus jual beli kucing online tersebut terus berlanjut. "Tadi sudah kita mintain keterangan Mas (pelapor atas nama Ihsan, red). Ya masih kita dalami proses lidik," katanya. 

Disinggung mengenai pelaku yang sempat mengirimkan kartu identitas bekerja sebagai anggota kepolisian, perwira dengan satu melati di pundaknya tersebut mengatakan bahwa hal tersebut masih belum diketahui kebenarannya. "Itukan identitas belum tentu kebenarannya. Yang jelas kita masih proses lidik," tandasnya.

Topik
Berita Malang Penipuan Online penjualan online

Berita Lainnya