Tips Manajemen Kebutuhan Air, PDAM Kota Malang Ajak Pelanggan Tampung Air di Luar Jam Puncak | Jatim TIMES

Tips Manajemen Kebutuhan Air, PDAM Kota Malang Ajak Pelanggan Tampung Air di Luar Jam Puncak

Feb 23, 2021 10:45
(Foto istimewa PDAM Kota Malang)
(Foto istimewa PDAM Kota Malang)

MALANGTIMES - Kebutuhan air memang menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi masyarakat. Sehingga perlu adanya langkah-langkah tepat untuk bisa mengatasi permasalahan krisis air yang ada di Kota Malang.

Maka dari itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang mengimbau kepada masyarakat agar selalu siap menampung air saat diluar jam puncak.

Baca Juga : Dear Mahasiswa UIN Malang, Daftar Program ini Bisa Kuliah Tanpa Biaya Loh! 

 

Humas PDAM Kota Malang, Neni mengatakan, apabila suatu daerah berpotensi mendapat gangguan, maka warga tersebut harus memiliki persediaan air yang cukup.

"Artinya bila suatu daerah layanan tertentu berpotensi mendapat gangguan dalam proses pendistribusian airnya, PDAM pasti memberikan imbauan atau saran untuk menampung air. Sehingga bila nanti pada jam puncak, masih memilik persediaan air yang cukup," ujarnya, Senin (22/2/2021).

Neni menjelaskan, yang dimaksud jam puncak yakni saat pemakaian air dilayanan pelanggan berkisar pukul 04.00-10.00 WIB dan pukul 15.30-19.00 WIB.

"Maka dari itu, warga masyarakat kota Malang diharapkan bisa lebih berhemat dalam menggunakan air serta menampung air," ujarnya.

Selain itu untuk persiapan musim kemarau yang akan datang nanti, PDAM juga mengimbau antisipasi terjadinya penurunan air. "Sebagai langkah antisipasi, pihak PDAM Kota Malang akan menyiapkan truk tangki air bersih untuk daerah-daerah yang mengalami kekeringan," ujarnya.

Baca Juga : Jalan Retak di Wisata Kuliner Payung Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Buka Tutup 

Bukan hanya itu, langkah lain menurutnya juga harus terus diantisipasi pelanggan. Salah satunya untuk memiliki simpanan air ketika supply air turun yang dikarenakan adanya hal yang tak diinginkan seperti adanya pipa dinas bocor dan sedang dalam perbaikan. Karena dalam pelaksanan perbaikan pipa yang bocor tersebut, aliran air akan dimatikan sementara.

"Kemudian, ada kegiatan pemindahan pipa jaringan, zadel dan kegiatan lain yang juga mengharuskan aliran dimatikan sementara," ujarnya.

Sehingga, disarankan pelanggan untuk selalu membersihkan tempat menampung air. Seperti bak mandi, bak air, torn, dan lain sebagainya. Langkah lain juga diupayakan sirkulasi aliran tetap terjaga. "Tidak dianjurkan air mengendap lebih dari satu hari pada bak penampungan air. Hal ini agar air tetap layak konsumsi," tambah Neni.

Sebagai informasi, berbagai upaya untuk meningkatkan layanan kebutuhan air bersih terus diupayakan perusahaan yang kini berubah nama menjadi Perumda Tugu Tirta tersebut. Selain terus mengembangkan inovasi dan pembuatan sumber baru, perusahaan plat merah tersebut juga tengah berencana memanfaatkan layanan air permukaan.

Ditargetkan, pemanfaatan air permukaan melalui air sungai dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Sederet proses pengujian dilakukan untuk bisa memanfaatkan debit air sungai yang ada di Kota Pendidikan tersebut. Melalui sederet inovasi yang dibuat, ditargetkan layanan kebutuhan air bersih akan lebih maksimal lagi.

Topik
PDAM Kota Malang Perumda Tugu Tirta Berita Jatim

Berita Lainnya