Temuan Arca Siwa-Parwati, BPCB Jatim: Bisa Jadi Bangunan Candi | Jatim TIMES

Temuan Arca Siwa-Parwati, BPCB Jatim: Bisa Jadi Bangunan Candi

Feb 19, 2021 18:47
BPCB Jatim saat memeriksa temuan arca Siwa-Parwati (Joko Pramono Jatim TIMES)
BPCB Jatim saat memeriksa temuan arca Siwa-Parwati (Joko Pramono Jatim TIMES)

TULUNGAGUNGTIMES - Selain temuan struktur baru bata di komplek Candi Mirigambar, BPCB (Balai Pelestari Cagar Budaya) Trowulan juga memeriksa temuan struktur tempat pemujaan dan arca dewa di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngantru.

Temuan arca dewa Hindu dan wadah sesajen ini ditemukan di pekarangan rumah Ahsin Anshari, saat melakukan penggalian kolam koi.

Baca Juga : Kerja di Kebun Sawit, Kades Terpidana Korupsi ADD 2012 Dieksekusi Kejari Tulungagung

Kepala BPCB Jawa Timur Zakaria Kasimin membenarkan penemuan dua arca ini. Menurut Zakaria yang melihat lokasi penemuan mengatakan, besar kemungkinan di lokasi ini merupakan tempat pemujaan umat Hindu.

“Kita melihat lokasi temuan arca, kita lihat ada temuan strukstur. Kemungkinan besar di sini tempat pemujaan,” ujar Zakaria.

Dua arca yang ditemukan teridentifikasi sebagai patung Siwa dan Parwati. Siwa dan Parwati diketahui sebagai pasangan Dewa dan Dewi dalam agama Hindu. Siwa merupakan salah satu dari 3 dewa utama selain Brahma dan Wisnu.

Zakaria melanjutkan, strukstur yang ditemukan kemungkinan besar sebagai tempat pemujaan, bisa saja berbentuk candi. Perkiraan ini berdasarkan temuan beberapa umpak di lokasi, sebagai alas tiang penyangga atap.

“Untuk lebih yakin lagi kita lakukan eksvakasi (penggalian),” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum bisa langsung melakukan eksvakasi terhadap temuan ini, lantaran masih melakukan pendataan terhadap temuan cagar budaya ini. Namun pihaknya sudah mempunyai rencana eksvakasi pada lokasi temuan arca pada pertengahan Maret.

“Kita tinggal atur jadwal dulu biar tidak berbenturan,” ujarnya.

Dari hasil eksvakasi ini nantinya akan didapatkan informasi apakah lokasi ini bernilai sejarah tinggi atau tidak.

Lokasi penemuan berada dekat dengan sumber air, yang dalam hal ini aliran sungai Brantas. Sembari menunggu eksvakasi, pemilik lahan diminta untuk menjaga lokasi penemuan arca tersebut.

Baca Juga : Manjakan User Dengan All Out, ini Alasan Taman Tirta Jadi Pilihan Para Pencari Rumah

“Ini (lokasi penemuan) jangan dikorek-korek, karena kami bisa kehilangan data,” ujarnya yang juga menyebut,  dilihat dari bentuk arca usianya lebih tua dari era Majapahit. 

Sebelumnya, 2 arca dewa ditemukan saat penggalian kolam koi di pekarangan Ahsin Anshari. Tidak hanya arca, di lokasi tersebut juga ditemukan tempayan, umpak dan struktur batu bata merah.

Arca pertama yang berukuran sedang patah pada bagian kaki, lantaran terkena alat berat. Sedangkan arca kedua ditemukan sekitar satu meter dari penemuan pertama. Sedangkan benda-benda kecil yang juga ditemukan di sekitarnya adalah umpak batu dan pecahan tempayan.

 

Topik
arca dewa hindu bpcb jawa timur patung siwa dan parwati eksvakasi siwa parwati

Berita Lainnya