free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kuliner

Nikmatnya Jadah Tempe Olahan Warga Semampir Kota Kediri

Penulis : Bambang Setioko Kediri TIMES - Editor : Yunan Helmy

03 - Feb - 2021, 02:29

Loading Placeholder
Indah Setyaningsih menujukkan olahan jadah tempe ketika ditemui JatimTimes.com di rumahnya, Selasa (02/02/2021). (Foto: Bams Setioko/JatimTIMES)

KEDIRITIMES - Jadah tempe merupakan salah satu makanan khas Yogyakarta yang dapat dengan mudah ditemukan di kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman. Jenis kuliner Nusantara yang satu ini punya sejarah unik dan termasuk salah satu makanan kesukaan Sultan Hamengkubuwana IX.

Namun siapa sangka, makanan kegemaran khas penguasa Keraton Yogya  ini cukup digemari dan diproduksi oleh warga Kota Kediri, Jawa Timur, bernama Indah Setyaningsih. Tepatnya di Kelurahan Semampir Gang III, Kecamatan Mojoroto.

Baca Juga : Jaga Inflasi, Kepala BI Malang Beber Strategi 4K

Diketahui, jadah tempe sesungguhnya merupakan gabungan dari dua jenis makanan tradisional masyarakat Jawa. Yakni jadah yang merupakan makanan olahan dari ketan serta tempe. Tempe biasanya akan diolah dengan cara dibacem. Jadah dari ketan ini biasanya dicampur parutan kelapa yang menimbulkan rasa gurih di lidah. Sedangkan pasangannya, tempe, yang diolah dengan cara dibacem memiliki rasa yang manis. Sebuah kombinasi yang nikmat jika disantap bersama-sama.

Rasa unik dari kombinasi gurihnya jadah dan manisnya tempe bacem ini memberikan cita rasa yang berbeda dari kuliner jadah tempe.

"Iya, ide jadah tempe ini muncul setelah anak saya waktu kulineran di Yogyakarta membawakan untuk keluarga di rumah. Saya kira di Kediri masih belum  ada yang menjual jadah tempe ini. Jadi, hal yang unik ini akhirnya saya ambil peluang untuk buka usaha," ujar Indah Setyaningsih, saat ditemui JatimTimes.com di kediamannya, Selasa (02/02/2021).

Dikatakan  Indah,  makanan tradisional yang dibuatnya itu mendapat sambutan baik dari masyarakat. Hal itu dibuktikannya dengan  banjirnya pesanan terhadap makanan berbahan dasar ketan dan tempe itu.

"Dalam sehari biasanya saya menerima pesanan dari 20-50 besek. Sedangkan per satu beseknya kami jual seharga 20 ribu rupiah untuk jadah tempe. Sedangkan yang jadah original kami jual per beseknya seharga 18 ribu rupiah," ungkapnya.

Baca Juga : Tragis, Pria Asal Kediri Tewas Tenggelam di Sungai Lemon Binangun

Lebih lanjut, Indah mengaku, dalam usahanya yang baru saja berjalan 3 bulan tersebut, dirinya telah memiliki sejumlah menu varian jadah. Di antaranya, jadah bakar madu, jadah serundeng, jadah tape ketan dan jadah tempe bacem.

Sementara itu, dalam memasarkan produknya, Indah selama ini memanfaatkan media sosial sebagai jembatan penjualan. “Iya saya pasarkan lewat media sosial, baik akun Facebook, Instagram dan lain sebagainya,” ucapnya.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Bambang Setioko Kediri TIMES

Editor

Yunan Helmy

Kuliner

Artikel terkait di Kuliner

--- Iklan Sponsor ---