free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Gelar Musrenbang, Bappeda Ajak Disabilitas Jadi Agen Pembangunan Kota Malang

Penulis : Arifina Cahyati Firdausi - Editor : A Yahya

27 - Jan - 2021, 00:40

Loading Placeholder
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kiri) saat mengisi kegiatan Musrenbang Disabilitas di NCC Balai Kota Malang, Selasa (26/1/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Peran serta kelompok disabilitas menjadi satu elemen yang dilibatkan dalam pembangunan di Kota Malang. Usulan, masukan, dan inovasi-inovasi dibahas bersama dalam gelaran Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Disabilitas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2022 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, di NCC Balai Kota Malang, Selasa (26/1/2021).

Kepala Bappeda Kota Malang Dwi Rahayu mengungkapkan keterlibatan kelompok Disabilitas dalam penyusunan pembangunan daerah menjadi hal yang penting. Hal tersebut, juga sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Di mana partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan daerah yang harus melibatkan semua unsur stakeholder.

Baca Juga : Pengusulan Mbah Cholil sebagai Pahlawan Nasional sudah Masuk Tahapan Seminar 

 

"Ini salah satu upaya Pemerintah Kota Malang dalam mengikutsertakan, keberpihakan dan partisipasi bagi penyandang disabilitas Kota untuk penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kota Malang," ujarnya.

Dalam musrenbang kali ini, menurut Dwi, setiap usulan kegiatan yang disampaikan akan dikaji dan dilaksanakan sesuai dengan skala prioritas. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan masyarakat, utamanya kaum disabilitas, dapat terpenuhi. "Penetapan ide dan gagasan, serta merumuskan dan menyampaikan kegiatan prioritas terhadap kesejahteraan disabilitas untuk pembangunan daerah tahun 2022," jelasnya.

Lebih jauh, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan apa yang menjadi masukan dan usulan dalam Musrenbang kali ini nantinya akan disesuaikan dengan acuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Sehingga apa yang menjadi komitmen kita semua, apa yang saat ini kita musyawarahkan tentu sudah dibuat rambu-rambunya, disesuaikan dengan isu strategis yang ada di provinsi hasil breakdown isu strategis nasional," jelasnya.

Baca Juga : Musrenbang Anak, Kota Malang Perkuat Komitmen Sebagai Kota Layak Anak 

 

Sutiaji menyebut, di tahun lalu saja sudah 55 persen usulan dari kelompok disabilitas yang masuk dalam RKPD tahun 2021. Sisanya, akan diselaraskan agar strategis dan bisa masuk ke dalam penyusunan RKPD tahun 2022.

"Kami berharap banyak acara Musrenbang disabilitas akan menelurkan hal-hal yang menjadi jembatan, ide-ide kalian (kelompok disabilitas) bisa kami akomodir. Tak sekedar usulan, tapi juga implementasi di lapangan," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Arifina Cahyati Firdausi

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---