free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Ruang Isolasi di Kota Madiun Penuh, PT INKA Sulap 24 Gerbong Kereta Jadi Ruang Isolasi

Penulis : Dodik Eko Prasetyo - Editor : Dede Nana

21 - Jan - 2021, 03:14

Loading Placeholder
Wali Kota Madiun Maidi saat meninjau gerbong kereta api yang akan dijadikan ruang isolasi.

MADIUNTIMES - Penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terus bertambah membuat PT Industri Kereta Api (INKA) menyiapkan 24 gerbong kereta api yang akan digunakan untuk ruang isolasi bagi warga Madiun dan sekitarnya.

Setidaknya, terdapat 3 trainset dengan total 24 gerbong. 18 gerbong untuk pasien dan 6 gerbong untuk tenaga medis dan kesehatan. Kereta medis darurat tersebut nantinya dapat menampung 252 pasien dan 72 medis. 

Baca Juga : Benteng Vastenburg di Solo Dirombak Jadi RS Darurat Covid-19

 

Gerbong-gerbong kereta itu juga dilengkapi fasilitas kesehatan, antara lain lemari penyimpanan obat, lemari pendingin, alat bantu pernafasan lengkap dengan oksigennya, dan lain sebagainya.

Dalam memastikan kesiapan ruang isolasi yang dipersiapkan PT INKA tersebut, Rabu (20/1/2021) Wali Kota Madiun Maidi meninjau langsung gerbong-gerbong kereta yang akan dipersiapkan untuk ruang isolasi bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.

"Alatnya lengkap semua dan memang didesain untuk itu (urusan medis). Ini terus kita koordinasikan termasuk untuk tenaga medisnya. Semoga dalam minggu-minggu ini sudah bisa digunakan," ungkap Maidi.

Maidi juga menjelaskan, Kota Madiun dan sekitarnya khususnya Jawa Timur bagian barat hari ini diberlakukan PPKM. “Karena ruang isolasi penuh saya berterima kasih sekali kepada PT INKA yang menyiapkan gerbong-gerbong kereta untuk ruang isolasi,” ujarnya. 

"InsyaAllah akan kita pinjam untuk Kota Madiun dan sekitarnya, " kata Maidi usai meninjau emergency medical train( EMT) di PT INKA.

Baca Juga : Dua Staf Kejari Kabupaten Malang Positif Covid-19

 

Namun, orang nomor satu di Kota Madiun tersebut berharap kereta medis darurat itu tidak sampai digunakan. Artinya, sudah tidak ada lagi penambahan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Madiun, kalaupun digunakan tidak semuanya.

"Kalau warga tidak patuh dan kasus terus bertambah sedang ruang isolasi penuh, apa tidak kasihan. Pemerintah memang berkewajiban menyiapkan dan ini sedang kita upayakan. Tetapi masyarakat juga harus patuh," tegasnya.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Dodik Eko Prasetyo

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---