Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso saat ditemui pewarta di lokasi ambrolnya jembatan di Bandulan, Kota Malang, Rabu (13/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso saat ditemui pewarta di lokasi ambrolnya jembatan di Bandulan, Kota Malang, Rabu (13/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

Di salah satu ruas Jalan Gajayana, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang terdapat permukaan jalan yang ambles hingga dalam, dan mengganggu arus lalu lintas sejak hari Senin (11/1/2021). 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso bertindak cepat dan menargetkan dua minggu selesai pengerjaan dan arus lalu lintas dapat kembali normal. 

"Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan, di sana akan ada beberapa kendala traffic dua minggu ke depan. Setelah itu, sudah clear yang sana," ungkapnya saat dikonfirmasi oleh pewarta ketika meninjau lokasi ambrolnya jembatan di kawasan Kelurahan Bandulan, Rabu (13/1/2021). 



Lanjut Hadi bahwa penyebab terjadinya ambles dan berlubangnya ruas jalan dengan kedalaman yang cukup dalam, hal tersebut disebabkan oleh bocornya pipa PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). 

"Kemarin lubangnya karena apa, ada pipa PDAM bocor. Sudah ditangani teman-teman PDAM. Akhirnya urukan tanahnya ambrol, ini mulai kemarin sudah kami tangani," terangnya. 

Pria berkacamata itu juga menuturkan bahwa target waktu penyelesaian selama dua minggu tersebut merupakan suatu keharusan. Karena memang di ruas Jalan Gajayana yang berhubungan dengan Jalan Sumbersari merupakan jalur padat kendaraan. 

"Harus selesai (dua minggu, red). Itu kami bobol semua, kami benahi lagi gorong-gorongnya, kami uruk lagi. Pokoknya jangan ada pipa PDAM bocor. Karena dibawa sama-sama, kita kan nggak tahu ini masalah alam," jelasnya. 

Namun Hadi pun berterima kasih karena pihak PDAM Kota Malang juga melakukan tindakan cepat untuk mengatasi amblesnya ruas jalan di wilayah Jalan Gajayana, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru akibat bocornya pipa PDAM Kota Malang. 

"Tapi cepat, saya terima kasih, teman-teman respon PDAM cepat membetulkan. Cuma, setelah itu selesai, kami yang turun (membenahi, red)," tuturnya. 

Hingga sore tadi, ruas Jalan Gajayana-Jalan Sumbersari masih mengalami kemacetan karena harus menggunakan satu jalur bergantian di titik amblesnya jalan. 

Namun, hingga sampai saat ini juga, sudah terdapat beberapa unit beton gorong-gorong yang diletakkan di dekat amblesnya jalan yang nantinya bakal digunakan untuk membenahi amblesnya jalan agar dapat dilalui seperti sedia kala.