Unsur Pimpinan OPD di Bangkalan Dites Swab Masal, Mengapa? | Jatim TIMES

Unsur Pimpinan OPD di Bangkalan Dites Swab Masal, Mengapa?

Jan 11, 2021 19:21
Sejumlah pimpinan OPD saat menunggu giliran untuk di-swab (foto: istimewa)
Sejumlah pimpinan OPD saat menunggu giliran untuk di-swab (foto: istimewa)

Sebanyak 44 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, hari ini dilakukan tes swab di Rumah Dinas Wakil Bupati Bangkalan.

44 OPD tersebut, terdiri dari Kepala Dinas, Asisten, Kepala Badan, Sekda dan Staf Ahli. Alasan dilakukan test swab karena mereka atensi utama untuk pelayan publik.

Baca Juga : Masuk Desa di Kabupaten Malang Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test selama PPKM

"Ini salah satu langkah screning awal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan," ujar Sudiyo Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan usai dilakukan swab, Senin (11/1/2021).

Yoyok sapaan akrabnya itu mengaku, kali ini tes swab masal hanya dilakukan terhadap kepala OPD saja, sementara untuk pegawai lainnya masih menunggu instruksi dari Bupati Bangkalan.

"Sementara ini kita masih menunggu dari Pak Bupati, kalau saya inginnya lebih banyak lagi yang di swab," tuturnya.

Selain itu, Yoyok meminta agar masyarakat tetap mewaspadai adanya cluster baru penyebaran covid-19 di Bangkalan.

Sebab, saat ini sebaran covid-19 semakin merembet kemana-mana dan tidak hanya terjadi di Bangkalan saja. Bahkan kata dia saat ini di Pulau Jawa-Bali sedang mererapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Maka dari itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengikuti anjuran dari pemerintah yakni, menerpakan tiga M (mencuci tangan, memakai maskes dan menjaga jarak)," ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Mohni mengatakan, swab masal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Dzikir dan Sholawat.

Dilakukannya tes swab ini, Mohni mengaku ingin memberikan contoh terhadap masyarakat bahwa tes swab ini ia mulai dari unsur pimpinan di semua OPD.

Baca Juga : Optimalkan PPKM, Tiap Kecamatan di Kabupaten Malang Bakal Digelontor Rp 10 Juta

"Maka dari itu kita tidak bisa serta-merta menyalahkan masyarakat yang tidak mau di swab, sebelum kita melakukan swab sendiri," jelasnya.

Selanjutnya, ia menuturkan bahwa tes swab ini akan ia lakukan kepada camat dan kepala pasar yang tersebar di Kabupaten Bangkalan.

"Target kami tes swab selanjutnya, Pak Camat dan Kepala Pasar, karena mereka semua adalah pelayan publik yang lebih dekat dengan mesyarakat," lanjut dia.

"Inshaalloh dua hari lagi tes swab untuk pak camat dan kepala pasar akan dilakukan, hari ini suratnya akan kami luncurkan," imbuhnya.

Selain itu, mantan kepala dinas pendidikan itu menghimbau kepada masyarakat agar terus disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Tetap ikuti anjuran pemerintah yakni ikuti tiga M, karena semua itu demi keselamatannya masing-masing," tutupnya.

Topik
tes swab

Berita Lainnya