Ajak Anak dan Cucunya ke Sawah, Kakek di Jombang Meninggal Tersambar Petir | Jatim TIMES

Ajak Anak dan Cucunya ke Sawah, Kakek di Jombang Meninggal Tersambar Petir

Jan 11, 2021 19:07
Petugas medis dan kepolisian saat memeriksa tubuh korban tersambar petir (Istimewa)
Petugas medis dan kepolisian saat memeriksa tubuh korban tersambar petir (Istimewa)

Nasib malang menimpa Solikin, warga Dusun/Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung. Kakek berusia 75 tahun itu meninggal dunia tersambar petir di hadapan anak dan cucunya sendiri.

Peristiwa bermula saat korban mengajak anaknya SN (35) dan cucunya MR (6), pergi ke sawah untuk menjaga padi dari serangan burung siang tadi. Sekitar pukul 14.00 WIB, hujan turun cukup lebat disertai petir di persawahan Dusun Semen, Desa Tegalrejo, Kecamatan Mojoagung itu.

Baca Juga : Kabar Bahagia! Ponari Dukun Cilik Asal Jombang Jadi Ayah

"Korban tidak mengajak anak dan cucunya pulang saat hujan turun. Anak dan cucu korban memilih berteduh di gubuk. Sedangkan korban berada di tengah sawah miliknya," kata Kapolsek Mojoagung Kompol Paidi kepada wartawan, Senin (11/01).

Menurut keterangan SN, kata Paidi, korban tetap bertahan di tengah sawah miliknya meski saat itu sedang hujan disertai petir. Pada pukul 15.00 WIB, petir menyambar di dekat lokasi Solikin berada.

"Anak korban langsung menghampiri ayahnya. Benar, korban ditemukan sudah tergeletak di sawah," terangnya.

Mengetahui itu, SN langsung mencari pertolongan. Korban lantas dievakuasi ke rumahnya saat itu juga. Sejurus kemudian, pihak kepolisian bersama petugas medis datang untuk memastikan kondisi korban.

Baca Juga : 3 Hari Kedepan, Warga Kota Batu Wajib Waspada Bencana Hidrometeorologi

"Korban meninggal di lokasi kejadian akibat tersambar petir. Tidak ada tanda-tanda kekerasan," ujar Paidi.(*)

Topik
korban tersambar petir

Berita Lainnya