Setidaknya ada 20 atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) binaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang yang sempat dinyatakan reaktif covid-19 saat dilakukan rapid test. Seluruhnya saat ini sudah menjalani uji covid-19 dan hasilnya sudah non-reaktif.
"Memang kami lakukan rapid test kepada para atlet kami pada Desember 2020 lalu. Kurang lebih 20 orang yang reaktif covid-19," kata Ketua Umum KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, Senin (11/1/2021).
Baca Juga : Hari ini Tambahan Pasien Konfirmasi Kembali ke Angka Dua Digit, 9 Kesembuhan di Kota Batu
Saat dinyatakan reaktif, seluruh atlet diarahkan untuk beristirahat dan melakukan isolasi sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kurang lebih selama 14 hari para atlet tersebut istirahat, dan kemudian dilakukan uji tes tahap ke dua.
"Ahkirnya kami istirahatkan dulu selama 14 hari. Setelah itu, kami lakukan tes lagi dan hasilnya non reaktif," ujarnya.
Sementara itu, pada awal 2021 ini, KONI Malang mulai mempersiapkan diri untuk turut serta dalam kejuaraan tingkat Porprov Jatim 2022. Sekitar 520 atlet untuk 40 Cabor milik KONI Malang sudah mulai dipersiapkan sejak saat ini.
"Dari total jumlah atlet itu, kita masih lakukan bongkar pasang atau seleksi," ucapnya.
Seleksi dilakukan untuk melakukan persiapan lebih ekstra, dan dengan harapan pada kejuaraan tingkat Provinsi Jatim 2022 nantinya Malang bisa kembali merebut prestasi yang lebih cemerlang.
Baca Juga : Ini Dia, 10 Penerima Pertama Vaksin Covid-19 di Kabupaten Malang, Termasuk Namamu?
"Tahun 2020 kan aktifitas cabor masih terbatas karena pandemi, dan itu sangat mempengaruhi kualitas atlet. Maka dari itu, kami lakukan tes lagi," ujarnya
Mengenai tes tersebut, pihaknya melakukan per semester. Agar para atlet bisa memperbaiki kualitasnya sebelum masuk puslatcab.
"Atlet akan kami tes dan digembleng terus agar kualitasnya bagus. Tes ini akan kami lakukan per semester," pungkasnya.