Setidaknya ada empat kecamatan berisiko tinggi terhadap ancaman banjir di Kabupaten Sumenep. Terlebih, dengan tingginya curah hujan yang terjadi selama beberapa hari terakhir dan masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, ke empat kawasan rawan tersebut adalah Kecamatan Kota, Lenteng, Batuan, dan Bluto. Sehingga, masyarakat terus diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga : Sakit Jantung Kambuh Mendadak, Kakek di Tulungagung Meninggal Dunia Saat Cari Rumput
Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi menyampaikan, masing-masing titik rawan tersebut secara rinci tersebar di Desa Cangkreng, Sendir (Lenteng), Desa Babbalan, Torbang (Batuan), Kali Marengan Daya dan sepanjang jalan A. Yani Kecamatan Kota, serta Aeng Baja Kenek, di Kecamatan Bluto.
"Daerah ini waspada dan siaga manakala intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Karena khawatir terjadi genangan dan banjir. Namun sampai saat ini belum ada banjir, walau kita sudah petakan daerah yang rawan banjir itu," kata Rahman, Kamis (7/01/2021).
Dengan kondisi demikian, masyarakat diimbau agar tidak membuang sampah sembarangan. Karena dapat menghambat saluran dan air bisa meluap.
Baca Juga : Bocah SMP di Jombang Tenggelam di Sungai, Korban Belum Ditemukan
"Warga harus menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai. Ini demi menghindari air meluap akibat saluran kurang lancar di kawasan sungai," pesannya.