Adanya puluhan truk sampah yang tidak beroperasional mulai hari ini, Senin (4/1/2021) dengan alasan tidak adanya BBM (Bahan Bakar Minyak), memantik reaksi Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jember.
Terutama setelah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember juga menyatakan alasan tak beroperasinya truk sampah itu, karena anggaran BBM.
Baca Juga : Bupati Sanusi Tinjau 3 Rest Area, Pastikan Jalan ke Gunung Bromo Kondisi Baik
Melalui Plt Kepala Diskominfo Gatot Triyono, anggaran BBM untuk truk sampah, sejatinya sudah dicairkan untuk operasional bulan November dan Desember 2020. Bahkan jika ditotal anggaran untuk operasional truk sampah mencapai Rp. 394.126.425.
“Anggaran untuk operasional truk sampah sudah dicairkan. Bukti SPJ-nya ada, rinciannya yaitu 12 kali pencairan di bulan Desember dan 2 kali pencairan di bulan November. Jika ditotal semuanya ada Rp 394 juta lebih,” ucap Gatot.
Gatot juga mengatakan, bahkan untuk operasional minggu pertama di bulan Januari 2021 ini, pihaknya juga memastikan aman dan tidak ada masalah. Sedangkan mengenai aksi ‘parkir’ truk sampah di Pemkab Jember, pihaknya menyerahkan semuanya kepada masyarakat untuk menilai.
“Dari data BPKAD, pada bulan Desember kemarin sudah bisa membeli persediaan BBM. Sehingga hari ini bisa digunakan untuk operasional BBM truk pengangkut sampah, setidaknya untuk minggu pertama di bulan Januari masih aman,” tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan truk pengangkut sampah memarkir kendaraannya di depan kantor Pemkab Jember. Aksi ini menyusul tidak adanya BBM untuk operasional. Hal yang sama juga disampaikan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup Arismaya Parahita.
Baca Juga : PNS Batal Dapat Tunjangan Rp 9 Juta, Ini Alasannya
Kepada sejumlah wartawan, Arismaya menyampaikan, jika pihaknya sudah berkirim surat kepada Bupati Jember mengenai kondisi operasional truk sampah, dan dana untuk truk sampah sempat cair walau tidak banyak dan itupun hanya cukup untuk beberapa minggu saja.
“Pada awal Desember kemarin, atas perintah Sekda, saya juga sudah berkirim surat kepada Bupati mengenai kondisi keuangan operasional truk sampah. Memang sempat cair anggaran operasional, tapi tidak banyak, hanya untuk operasional beberapa minggu saja,” pungkas Arismaya.