free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Hukum dan Kriminalitas

Cafe Beli Kopi Dibobol Maling, Mesin Grinder Kopi Hingga Baterai Alkaline Disikat

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

28 - Dec - 2020, 23:55

Loading Placeholder
Lokasi Cafe Beli Kopi yang dibobol oleh maling (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Cafe Beli Kopi yang ada di Jalan Danau Toba E9, RT 10, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dibobol. Pembobolan cafe tersebut terjadi pada 26 Desember 2020 sekitar 05.20 WIB. Beberapa jenis barang dengan nilai total Rp 8,5 juta raib dibawa kabur pelaku pembobolan.

Manager Cafe Hilda Ajeng Pratiwi (23) menjelaskan, jika kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan yang akan masuk pada shift pertama, yakni Aris Maulana.

Baca Juga : Nekat Nyolong Sekarung Cabai, Pemuda Nglegok Diamankan Polisi

Saat tiba di Cafe, ia melihat kondisi pagar sudah rusak pada engsel pagar yang menempel di tembok. Setelah itu, begitu masuk ke dalam cafe, kondisi pintu ruangan kasir dan dapur cafe rusak. Terdapat kerusakan bekas dicongkel paksa.

"Setelah itu pas saya di kos, saya langsung ditelpon sama anak-anak. Saya ke sini memang kondisinya sudah berantakan," jelasnya.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, didapati sejumlah barang hilang, seperti halnya mesin grinder kopi, satu pack biji kopi, satu buah cup sealer, satu buah tab merk samsung, satu pack baterai merk Alkaline, satu buah mp3.

"Termasuk juga uang tunai sekitar Rp 2,5 juta didalam laci juga diambil sama pelaku," terangnya.

Pelaku sendiri, dikatakan Hilda, diduga telah mengetahui situasi atau kondisi dari Cafe Kopi Bali. Pasalnya, saat masuk ke dalam cafe, pelaku mengetahui pasti posisi dari laci uang dan juga peralatan cafe.

"Pelaku ini bawa motor, tapi motornya diparkir agak jauh, tidak di depan cafe. Yang nyuri juga sepertinya ngerti tentang perkopian, soalnya yang diambil memang alat-alat kopi yang paling kalau orang awam belum paham," ungkapnya.

Mengenai ciri-ciri pelaku sendiri, dikatakan Hilda, tidak terlihat jelas dalam CCTV. Pasalnya, saat beraksi, pelaku memakai helm, sarung tangan lengkap dengan masker sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.

Baca Juga : Kronologi Pembunuhan Janda Warung, Dikencani Lalu Dibunuh dan Dirampok

"Orangnya agak gemuk. Memang sih saya sempat curiga sama salah seorang, tapi tidak menuduh juga," jelasnya.

Paska kejadian tersebut, pihaknya kemudian ingin segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak RT, namun saat usai kejadian pihak RT tidak berada di tempat, Hilda kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

 

 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas

--- Iklan Sponsor ---