free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Wisata

Ribuan Wisatawan Kunjungi Kampung  Coklat di Libur Natal, Wahana Baru Jadi Magnet Kuat

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Dede Nana

26 - Dec - 2020, 02:24

Loading Placeholder
Tani Modern, salah satu spot wahana yang jadi magnet bagi wisatawan di Kampung Coklat.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar membuat kebijakan tetap membuka destinasi wisata di masa libur Natal dan tahun baru. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat untuk berwisata di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Pemkab Blitar mengimbau kepada masyarakat dan pengelola wisata agar tetap patuh dan disiplin protokol kesehatan. 

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang menjadi primadona di libur natal dan tahun baru adalah Kampung Coklat. Pantauan BLITARTIMES,  destinasi wisata yang berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar itu dipadati wisatawan, Jumat (25/12/2020). 

Baca Juga : Melihat dari Dekat Lokananta, Studio Rekaman Tertua di Indonesia Pencetak Musisi Legendaris 

 

Manager Operasional Kampung Coklat Akhsin Al Fata, mengungkapkan, berdasarkan data ada sekitar 2.000 wisatawan yang berkunjung di Kampung Coklat pada liburan natal kali ini. Dalam menyambut kedatangan wisatawan, pengelola Kampung Coklat menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

“Ini menjadi sebuah tantangan bagi pengelola wisata di Kabupaten Blitar. Karena pemerintah memberikan regulasi yang sangat bijaksana. Artinya, tidak serta merta menutup destinasi wisata, padahal di satu sisi kita dihadapkan pada melambungnya kasus Covid-19 di Indonesia. Sesuai zona, Kabupaten Blitar memang diperbolehkan bila membuka tempat wisata,” ungkap Akhsin kepada BLITARTIMES.

Dikatakannya, dalam membuka tempat wisata di masa libur natal dan tahun baru, pihak Kampung Coklat berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Kademangan dan Puskesmas Kademangan. Muspika dalam hal ini Polsek Lodoyo Barat, Koramil Kademangan dan Camat Kademangan dilibatkan langsung dalam pengamanan dan pengawasan. Sementara Puksesmas dilibatkan dalam pelayanan kesehatan bagi wisatawan.

“Ini iklim positif bagi pengelola destinasi wisata dan UMKM di Kabupaten Blitar. Karena kami sangat memahami teman-teman UMKM di masa libur natal dan tahun baru ini untuk pemulihan ekonomi mereka. Jadi, libur natal dan tahun  baru ini merupakan momentum untuk memulihkan ekonomi. Namun di satu sisi ini tantangan bagi kita untuk bisa memberikan pelayanan terbaik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Blitar yang sudah dengan sangat bijaksana dengan memberikan kesempatan bagi kami untuk membuka destinasi wisata,” terangnya.

Tak hanya sarana dan prasarana protokol kesehatan, dalam mencegah penyebaran Covid-19, pihak pengelola Kampung Coklat juga membuat aplikasi untuk mengontrol keluar masuknya wisatawan di lokasi wisata. Kontrol pengunjung melalui aplikasi ini juga dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Timur dan Bupati Blitar. 

“Pergerakan jumlah pengunjung ini terus kita pantau melalui aplikasi. Aplikasi ini akan mencatat jumlah pengunjung yang masuk dikurangi jumlah pengunjung yang keluar, nanti akan ketemu jumlah pengunjung yang sedang berada di dalam. Kami membatasi betul agar jumlah yang ada di dalam tidak lebih dari 3.000 pengunjung. Karena 3.000 itu adalah angka yang diambil dari 50% total kapasitan di Kampung Coklat. Total kapasitas kita 6.000 pengunjung. Perlakuanya, jika nanti mencapai angka 3.000 maka Kampung Coklat akan kami tutup sementara untuk tidak menerima pengunjung lagi sampai ada pengunjung yang keluar,” ungkapnya. 

Wisatawan yang berkunjung ke Kampung Coklat kali ini mayoritas adalah wisatawan lokal Blitar. Seluruh wisatawan yang datang terlihat  patuh dengan protokol kesehatan. Sebelum masuk ke lokasi wisata, para pengunjung mencuci tangan, dicek suhu tubuhnya dan diingatkan oleh perugas untuk tidak melepas masker dan selalu menjaga jarak. Setelah masuk ke lokasi wisata Kampung Coklat, para pengunjung nampak asyik menikmati wahana. 

Salah satu wahana yang menjadi daya tarik bagi wisatawan adalah wahana baru diantaranya Tani Modern, Rumah Rabbit, Rumah Aquarium dan kursi lempar bergoyang.

“Nah, di wahana Tani Modern ini spotnya instagramable. Pengunjung juga bisa membeli bibit tanaman, diantaranya kakao, jeruk, jambu dan bonsai juga ada di sini. Serta tanaman hias juga ada di belakang,” imbuh Manager Office Kampung Coklat, Edi Purwanto.

Baca Juga : Nataru 2021 Okupansi Vila dan Homestay di Kota Batu Merosot 

 

Pujiantoro, salah seorang wisatawan lokal Blitar dari Kecamatan Panggungrejo yang datang ke Kampung Coklat mengatakan, momen libur Natal ini Ia manfaatkan untuk mengajak keluarganya berlibur.

"Iya mumpung libur ngajak keluarga berlibur ke Kampung Coklat. Kami sengaja pilih Kampung Coklat karena tempat ini bagus untuk wisata edukasi. Kampung Coklat ini bisa dinikmati segala usia, khususnya anak-anak kecil,” ucapnya. 

Puji menambahkan, salah satu spot wahana yang menurutnya sangat edukatif adalah Tani Modern. Selain instagramable untuk berfoto, wahana Tani Modern juga memberikan edukasi untuk mensukseskan gerakan penghijauan dengan menanam pohon.

“Setelah melihat Tani Modern ini kita jadi ingin berkebun. Meski kita tidak punya lahan, tapi kita senang lihat yang hijau-hijau,” pungkasnya. 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Dede Nana

Wisata

Artikel terkait di Wisata

--- Iklan Sponsor ---