Kondisi wajah DD yang mengaku jadi korban penganiayaan / Foto : Sobar / Tulungagung TIMES
Kondisi wajah DD yang mengaku jadi korban penganiayaan / Foto : Sobar / Tulungagung TIMES

Seorang pria yang berasal dari Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Kamis (3/12/2020) kemarin lapor ke polisi. Dalam keterangannya, pria yang berinitial DD ini mengaku dianiaya tetangga yang juga teman seprofesinya WN di tempat kerja.

Kapolres Tulungagung AKBP HAndono Subiakto melalui Kasubag Humas Iptu Tri Sakti, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan yang masuk ini.

Baca Juga : Penjambret Uang Nasabah Bank Rp 180 Juta Ternyata Spesialis Jambret Emak-Emak 

"Dugaan penganiayaan ini terjadi pada Selasa (1/12/2020) lalu. Namun, baru dilaporkan pada Kamis (3/12/2020) kemarin," jelas Tri Sakti, Jumat (4/12/2020).

Untuk membuktikan adanya penganiayaan, pihaknya melalukan visum pada DD sebagai dasar laporan kejadian yang disampaikan.

"Hasil visum sudah pulih, jadi sementara belum bisa kita terbitkan LP-nya," ujarnya.

Di saat yang hampir bersamaan, menurut Tri Sakti, pihaknya mendapatkan informasi bahwa DD dan WN sudah bersepakat untuk damai. Mediasi ini dilakukan dihadapan Kades, Babhinkamtibmas, Babhinsa, keluarga kedua pihak dan majikan perusahaan tempat kerja.

"Atas mediasi ini, mereka sudah melakukan perdamaian. Namun, akan kita panggil agar kedua belah pihak membuat surat pernyataan ke Polsek. Karena, korban sudah lapor ke sini jadi perdamaiannya juga kita minta di Polsek," ungkap Tri.

Tidak dijelaskan oleh Tri Sakti bagaimana kronologi dugaan penganiayaan itu terjadi dan apa masalah yang melatarbelakanginya.