Aksi heroik gadis belia asal Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Jember, bernama Beauty (16) patut diacungi jempol. Pasalnya, gadis tersebut menjadi korban penjambretan di ruas jalan persawahan Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang.
Meski korban dalam keadaan terluka di beberapa tubuhnya, pelaku penjambretan berhasil diamankan oleh Kepala Desa Ngampelrejo Nasyihuddin yang saat kejadian langsung mengejar pelaku.
Baca Juga : Pulang Kerja, Seorang Satpam Jadi Korban Begal
“Kejadian kemarin siang. Kami kaget karena tepat di depan balai desa ada tabrakan keras dan ada wanita teriak jambret. Kami berlari dan pelaku melarikan diri ke arah utara. Lalu saya kejar. Saksi mata banyak jika pelaku warga Wringinsari, Kecamatan Jombang,” ungkapnya Kamis (26/11/2020).
Kepala desa juga menceritakan, dari hasil pengakuan saksi mata, akhirnya dilakukan koordinasi dengan pihak Mapolsek Jombang. Lalu aparat dan warga mendatangi rumah terduga pelaku.
Di rumahnya, aparat dan warga bertemu dengan pemuda yang dimaksud. Di situ juga ada sepeda motor yang pecah di bagian belakang.
“Awalnya yang bersangkutan juga mengelak. Dia berdalih motornya terjatuh di sawah. Namun dengan keterangan saksi dan korban serta wajah jelas yang bersangkutan, akhirnya polisi langsung membawa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata kepala desa.
D itempat terpisah, korban jambret bernama Beauty menuturkan, saat kejadian ia baru pulang dari rumah neneknya. Saat melewati area persawahan, pelaku membuntutinya. Kemudian di saat jalanan sepi, tas yang berisi handphone dan dompet ditarik pelaku.
Sadar jadi korban penjambretan, korban nekat mengejar pelaku. Ketika memasuki perkampungan, tepatnya di depan Balai Desa Ngampelrejo, korban berhasil menyusul pelaku dan menabrakkan sepedanya.
Baca Juga : Apes, Pensiunan Polisi di Kediri Ditipu Tetangganya Saat Titip Sapi
"Saya pulang dari rumah nenek dan melewati persawahan. Lalu dibuntuti pemuda naik motor CBR warna merah. Tas berisi handphone dan dompet dan beberapa hal penting yang saya lilitkan di tubuh ditarik sama maling itu. Saya kejar naik motor Scoppy saya dan saya tabrak pelaku di depan balai desa. Kami sama-sama terjatuh. Tapi jambret tancap gas lagi dan lari dikejar sama Pak Kades," ungkapnya.
Pihak Mapolsek Jombang melalui Kanit Reskrim Aipda Andrianto Widodo saat dikonfirmasi masalah jambret membenarkan adanya kejadian kemarin. Polisi berjanji akan merilis kasus itu pada Kamis siang ini.