Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Surga menjadi alam kekal yang dijanjikan dalam ajaran Islam. Setiap keindahan akan dimiliki oleh penghuni surga kelak.

 Rasulullah SAW pun mewariskan banyak hal mengenai kehidupan di surga. Salah satunya berkaitan dengan kemewahan berpakaian para penghuni surga. Lantas, semewah apakah pakaian para penghuni surga kelak?

Baca Juga : Sedo hingga Bongko, Ini Macam-Macam Sebutan Orang Meninggal di Tulungagung

Dilansir dari channel YouTube Islam Populer, disebutkan bahwa seluruh penghuni surga akan mengenakan pakaian yang sangat mewah dan dilengkapi dengan perhiasan yang terbuat dari emas, perak, juga mutiara. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Al-Hajj Ayat 23 yang berbunyi, “Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan lamajan mereka adalah sutera.”

Pakaian para penghuni surga tersebut dikatakan berwarna hijau dan sangat mewah. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi, "Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Rabb mereka memberikan kepada mereka minjman yang bersih," (QS Al-Insan: 21).

Semasa hidup, Rasulullah SAW juga sering mengenakan pakaian berwarna hijau. Hal itu sebagaimana kesaksian para sahabat dalam berbagai hadis. Salah satunya dari Abu Romtsah Rifa'ah At-Taimy berkata, "Rasulullah SAW pernah menemui kami dalam keadaan memakai dua pakaian (pakaian atas dan bawah) yang berwarna hijau," (HR An-Nasai).

Jika di dunia pakaian yang sering dipakai akan usang, maka tidak saat di surga kelak. Hal itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berkata, "Siapa yang masuk surga, maka ia diberi nikmat. Pakaiannya tidak pernah usang dan keremajaan tidak pernah hilang," (HR Sahih Muslim).

Pakaian penghuni surga itu dikatakan terbuat dari pohon bernama  Thuba. Dalam hadis, Rasulullah SAW berkata, "Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pohon. Jika orang yang berjalan dengan mengendarai kuda yang berlari cepat selama 100 tahun, dan tidak akan putus naungannya (ketika mengelilinginya)," (HR Bukhari dan Muslim).

Dari kelopak pohon Thuba yang sangat besar itulah, pakain penghuni surga dibuat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Thuba adalah pohon di dalam surga. Besarnya sejauh perjalanan 100 tahun. Pakaian penghuni surga dibuat dari kelopak bunganya.”

Rasulullah SAW juga pernah menyampaikan bahwa pakaian penghuni surga ada yang dibuat dari buah-buahan. Sebagaimana hadis yang disampaikan Abdullah bin Amr RA: “Bahwa ada seseora yang dagang kepada Rasulullah SAW lalu berkata, 'Wahai Rasulullah SAW, beritahukan kepada kami tentang pakaian penghuni surga. Apakah ia makhluk yang diciptakan atau kain yang ditenun?”

Baca Juga : Butuh "Tukang Obat", Lonte di Tulungagung Serang Pohon Kelapa Bertahun-tahun

Pertanyaan itu pun ditertawakan oleh sahabat lain. Maka Rasulullah SAW berkata, “Kalian menertawakan apa? Apa karena seseorang yang belum tahu bertanya kepada orang yang tahu?”

Maka Rasulullah SAW bersabda, "Tidak, tetapi pakaian mereka terbuat dari buah di surga,"( HR Ahmad).

Bukan hanya memiliki ukuran yang besar. Pohon Thuba juga memiliki air yang tercurah dan buah yang banyak. Hal itu sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi, "Dan naungan (pohon) yang terbentang luas. Dan air yang tercurah. Dan buah yang banyak. Yang tidak berhenti (buahnya) serta tidak terlarang untuk mengambilnya," (QS Al Waqiah: 30-33).

Pohon Thuba akan menjadi hunian penghuni surga. Bahkan juga menjadi tempat bermain para penghuni surga layaknya permainan yang berada di dunia.