free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Advertorial

3 Penulis Terbaik Indonesia yang Terus Dikenang

Penulis : Bramastyo Dhieka Anugerah - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Nov - 2020, 15:42

Loading Placeholder
Penulis Legendaris (sumber: google)

Melalui tulisan, para penulis ini  berkontribusi pada dunia kesusastraan Indonesia. Nama mereka tercatat dalam bangsa, dengan mengusung kearifan lokal khas budaya Indonesia, para penulis legendaris ini mampu menyuguhkan mahakarya terbaik. Berikut beberapa penulis terbaik dan legendaris Tanah Air, apabila ingin mengetahui lebih banyak bisa merapat ke situs pastiguna.

Buya Hamka

Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah memang kurang terdengar familiar, tapi ketika menyebut Buya Hamka, maka akan teringat dengan beragam karya emas dan popularitas yang terdengar hingga sekarang.

Baca Juga : Wali Kota Kediri Serahkan Penghargaan Kepada 3 Penerima STBM Award dari Kemenkes RI

 Buya Hamka dikenal  sebagai seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Dirinya berkiprah sebagai wartawan, penulis, dan pengajar yang giat membahas  bidang filsafat, sastra, sejarah, sosiologi, hingga politik Barat dan Timur.

Lahir di Bukitinggi, Sumatera Barat, 17 Februari 1908, Buya Hamka kerap menyampaikan gugatannya terhadap adat Minangkabau. Terutama, perihal kawin paksa.Buku-buku mahakarya Buya Hamka masih bisa ditemukan di perpustakaan sekolah maupun umum yang terus cetak ulang

Dua novel terlaris dan legendaris Buya Hamka yakni Di Bawah Lindungan Ka'bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang juga  telah difilmkan.

Mochtar Lubis

Berikutnya ada Mochtar Lubis, seorang jurnalis dan pengarang yang lengket di pikiran para pecinta sastra. Dia merupakan lulusan HIS dan Sekolah Ekonomi Kayu Tanam yang banyak mengupas tentang jurnalisme dan beberapa bahasa asing secara otodidak.

Dirinya memiliki kontribusi besar dalam sejarah sastra Indonesia. Karya-karyanya ada Harimau-Harimau, Maut dan Cinta, hingga Musim Gugur.

Prestasi Mochtar Lubis di bidang sastra diganjar dengan penghargaan yang diraihnya, yakni Ramon Magsaysay Award (1950), dan Golden Pen of Freedom (1967).

Baca Juga : Pelatihan PKA Kota Kediri Usai, Wali Kota Minta Percepatan dalam Pelayanan Masyarakat

Sama seperti Buya Hamka, Mochtar Lubis juga Lahir di Padang, pada tanggal 7 Maret 1922 dan wafat di usia 82 tahun pada 2 Juli 2004.

Suwarsih Djojopuspito

Suwarsih Djojopuspito banyak menulis novel dalam 3 bahasa yaitu Sunda, Belanda, dan Indonesia.

Dirinya telah melahirkan 9 buku yang telah mendunia dan yang  paling masyhur berjudul Manusia Bebas atau Buitenj het Gareel (bahasa Belanda).

Suwarsih Djojopuspito lahir pada 21 April 1912, dan tutup usia pada 24 Agustus 1977.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Bramastyo Dhieka Anugerah

Editor

Nurlayla Ratri

Advertorial

Artikel terkait di Advertorial

--- Iklan Sponsor ---