EW yang bekerja sebagai guru di sekolahan wilayah Kabupaten Kediri diamankan lantaran melakukan penipuan. (Foto: Ist)
EW yang bekerja sebagai guru di sekolahan wilayah Kabupaten Kediri diamankan lantaran melakukan penipuan. (Foto: Ist)

Petugas Unit Reskrim Polsek Pare seorang wanita berinisial EW (57) warga Desa Wonoasri Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. EW yang bekerja sebagai guru di sekolahan wilayah Kabupaten Kediri diamankan lantaran diduga melakukan aksi penipuan.

Tersangka EW diamankan oleh petugas unit Reskrim Polsek Pare atas laporan dari Tri Cahyawati (34) pegawai honorer warga Dusun Ngesong Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri.

Baca Juga : Bergaya Pakai Mobil Rental, Pria Ini Gagahi Siswi SMA di Tulungagung hingga Hamil

Kapolsek Pare Iptu I Nyoman Sugita mengatakan, tersangka EW diduga melakukan penipuan terhadap korban dengan menjanjikan korban bisa masuk sebagai PNS.

"Tersangka ini menjanjikan kepada korban bisa masuk sebagai PNS dengan syarat korban membayar uang sebesar Rp 250 juta," ucap Iptu Nyoman, Kamis (19/11/2020).

Kapolsek Pare menambahkan, awalnya, korban bersama Sunarti (kakak korban, red) pada Bulan Februari 2014 bertemu dengan tersangka EW. Pada saat itu korban dan Sunarti dijanjikan bisa masuk PNS untuk tahun 2016 dan tahun 2017 oleh tersangka.

Namun, untuk masuk menjadi PNS, korban dan Sunarti harus membayar uang sebesar Rp 250 juta. Lantaran tertarik korban dan Sunarti menyanggupi membayar uang Rp 250 juta.

"Korban akhirnya menyerahkan uang Rp 165 juta, untuk kekurangan akan ditransfer. Pada saat menyerahkan uang di rumah EW di Dusun Buluampal Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri," beber Iptu Nyoman. 

Setelah memberikan uang sebesar Rp 165 juta, korban mentransfer uang melalui ATM BRI senilai Rp 45 juta dan yang berikutnya Rp 40 juta.

Baca Juga : Sosok "Teman" Gisel Bakal Diperiksa Polisi soal Video Syur

Lanjut Iptu Nyoman mengungkapkan, setelah membayar uang sebagai syarat masuk menjadi PNS, korban dan Sunarti menagih janji kepada tersangka.

Namun, tersangka selalu beralasan dan berjanji sanggup menjadikan korban masuk menjadi PNS. Janji yang tak kunjung ditepati oleh tersangka membuat korban merasa ditipu.

Akhirnya, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Pare. "Menindaklanjuti laporan dari korban dan dilakukan penyelidikan, tersangka kami amankan di rumahnya di Dusun Buluampal Desa Bendo Kecamatan Pare, saat ini tersangka masih dimintai keterangan. Kami menduga masih ada korban lainnya," jelas Iptu Nyoman.