Dandim 0809 Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno memimpin apel siaga.(eko arif s/Jatimtimes)
Dandim 0809 Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno memimpin apel siaga.(eko arif s/Jatimtimes)

Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa pekan ini diantisipasi oleh BPBD Kota Kediri. Bersama TNI dan Polresta Kediri, BPBD Kota Kediri menggelar apel tanggap bencana. 

Apel kesiagaan pada Rabu (18/11/20) ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam akibat cuaca ekstrem.

Baca Juga : Tekan Kasus HIV di Kota Kediri, Kader Warga Peduli Aids Digembleng

Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno mengatakan, apel siaga merupakan bentuk kesiapan Polri, TNI, dan instansi terkait mengenai bencana alam.

Kesiapan ini menunjukkan bahwa langkah penanggulangan bencana telah diantisipasi oleh pemerintah Kota Kediri.

"Apel tanggap bencana ini bentuk kesiapsiagaan. Kesiapan dalam alat dan kesiapan dari personel dalam menghadapi bencana alam," tegasnya.

Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno menjelaskan, apel tanggap bencana ini dilakukan untuk meningkatkan sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Kota Kediri. Khususnya dalam menanggapi bencana alam yang terjadi di Kota Kediri seperti pohon tumbang, genangan air atau banjir.

"Kota Kediri relatif aman, namun berkaca dari pengalaman sebelumnya adanya pohon tumbang, genangan air atau banjir, kita lakukan antisipasi," jelasnya.

Baca Juga : Pemkot Blitar dan TNI-Polri Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana  Hidrometeorologi

Penanggulangan bencana, lanjutnya, tidak hanya dilakukan pada saat telah terjadi bencana. Namun, juga langkah pencegahan seperti memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bencana alam dan bagaimana tips ketika ada bencana. Selain itu, persiapan posko bencana perlu diperhatikan.

Dalam apel tersebut, Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno didampingi Kabagops Polresta Kediri dan BPBD Kota Kediri melakukan pengecekan alat tanggap bencana.