Ada yang istimewa pada peringatan Hari Pahlawan yang jatuh tiap 10 November di Satpas SIM dan Samsat Tulungagung. Kali ini, petugas memakai kostum pejuang saat melayani masyarakat, Selasa, (10/11/2020).
Di Satpas SIM, petugas memakai kostum pejuang dengan kaos bergaris merah dan putih, seperti warna bendera Indonesia, Merah Putih. Lalu di Samsat Tulungagung, petugas memakai baju pejuang tempo dulu berwarna cokelat muda, lengkap dengan peci dan aksesoris bendera merah putih di baju. “Hal itu kita lakukan untuk memperingati Hari pahlawan,” ujar Kasat lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno saat dikonfirmasi.
Baca Juga : Tiba di Indonesia, Pesawat Rizieq Shihab Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta
Disinggung tujuan memakai baju pejuang dalam pelayanan ini, Kasat menjelaskan hal itu sebagai pengingat kita akan semangat pejuang kemerdekaan dalam merebut kemerdekaan.
Pejuang dan pahlawan rela mengorbankan jiwa dan raga dalam berjuang merebut kemerdekaan. “Seperti itu pula agar kita juga bersemangat dalam melayani masyarakat,” terangnya.
Kasat melanjutkan, selain itu pihaknya juga memberikan hadiah pada pemohon SIM yang hari ulang tahunya bertepatan dengan hari pahlawan. Mereka yang lahir 10 November mendapat masker.
Kenapa harus masker? Kasat menjelaskan di era pandemi saat ini sangat penting untuk melindungi diri dari penularan covid-19. Salah satunya adalah dengan memakai masker di mana pun berada. “Ini Sebagai pengingat agar masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,” ungkapnya.
Baca Juga : Jelang Kedatangan Rizieq Shihab, Tagar #WelcomeBackIBHRS Menggema di Twitter
Tak hanya memakai masker, masyarakat juga diminta untuk disipilin protokol kesehatan dengan menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan. “Jangan lupa 3M dan Aman, Iman dan Imun,” tukasnya