Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan bersama jajaran Forpimda Kota Blitar menghadiri Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2020 bertempat di Halaman Walikota Kota Blitar Jln. Merdeka Kota Blitar, Kamis (22/10/2020).
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat”. Ya, isu kesehatan diangkat berdasar fakta bahwa dunia internasional, tak terkecuali Indonesia, saat ini, tengah dilanda pandemi global Covid-19.
Baca Juga : Lawan Hama Tikus, Dispertapa Kabupaten Blitar Kembangkan Program Rubuha
Ditemui usai kegiatan upacara, Mayor Inf Leo Paurakan menyampaikan bahwa sejarah hari santri nasional tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya ‘Resolusi Jihad’ yang berisi fatwa kewajiban ulama dan santri untuk berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 November 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan.
“Hari Santri Nasional merupakan peringatan perjuangan para Kyai dan para santri dalam melawan penjajah pada zaman dahulu untuk merebut kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkap Mayor Leo.
Lebih dalam Kasdim mengajak berikhtiar agar pandemi segera berlalu. Kebersamaan ini, keluarga besar pesantren, santri, masyarakat Indonesia, dan warga dunia bisa melewati pandemi ini dengan baik.
Baca Juga : Warga Kabupaten Blitar Boleh Gelar Hajatan, Syaratnya Patuhi Protokol Kesehatan
“Kontribusi santri besar untuk negeri ini, terima kasih kepada seluruh santri Indonesia atas peran dan kontribusinya kepada umat, bangsa, dan Negara. Dan sekali lagi kami ucapkan selamat hari santri ‘Santri Sehat Indonesia Kuat’,” pungkasnya.