Calon Wakil Bupati (cawabup) Malang, Didik Budi Muljono saat berfoto bersama para relawan paslon LaDub, Sabtu (17/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Calon Wakil Bupati (cawabup) Malang, Didik Budi Muljono saat berfoto bersama para relawan paslon LaDub, Sabtu (17/10/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) mengukuhkan tim hukum dan medsos. Tak hanya itu, paslon dengan jorgan Malang Bangkit  ini juga memberikan pembekalan kepada kedua tim, Sabtu (17/10/2020) di salah satu hotel di Kota Malang. 

Setidaknya terdapat perwakilan tim pemenangan paslon LaDub dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang yang hadir untuk menerima pembekalan terkait materi dari tim hukum. 

Baca Juga : Rapat Pleno DPT Pilwali Surabaya Berlangsung Alot, Banjir Interupsi hingga 12 Jam

 

Calon Wakil Bupati (Cawabup) Malang Didik Budi Muljono, mengatakan, bahwa dikukuhkannya tim hukum dan pemberian materi serta perlindungan hukum ini sangat penting dilakukan. 

"Kita berikan semacam perlindungan hukum pada tim-tim relawan, tim kita, itu bergerak tidak ada rasa was-was. Karena kita berjalan sesuai dengan rel yang ada," ungkapnya ketika ditemui awak media usai mengukuhkan tim hukum paslon LaDub.

Pemberian materi hukum seputar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 juga untuk memberikan wawasan dan memantapkan para relawan untuk bergerak mengkampanyekan paslon LaDub hingga ke pelosok-pelosok desa yang ada di Kabupaten Malang. 

Sedangkan untuk pemberian materi kepada tim media sosial (medsos), dikatakan Didik, bahwa ini juga sangat penting karena bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang bena. Bukan informasi hoaks terkait paslon LaDub. 

"Jadi (informasi, red) benar apa yang kita lakukan, benar yang kita laksanakan, benar yang kita harapkan. Sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di tim pemenangan LaDub ini, bisa berjalan dengan enak," jelasnya. 

Didik juga menyampaikan, bahwa dirinya bersama tim pemenangan Malang Bangkit yang akan terus bergerak memenangkan paslon LaDub tidak ada niatan untuk melakukan black campaign atau kampanye hitam yang menyudutkan salah satu pihak. 

Baca Juga : Anggia Ermarini Turun Gunung, Konsolidasi Fatayat Menangkan Henry-Yasin

 

"Jadi bagaimana kita bisa menyamakan persepsi, bahwa kita tidak ingin adanya black campaign itu tadi. Karena bagaimanapun politik itu harus baik, harus jujur, kemudian adil," ujarnya. 

Untuk tim medsos sendiri, lanjutnya, bahwa telah mulai melakukan tupoksinya (tujuan pokok fungsi) sejak awal kampanye. Di mana terdapat beberapa upaya yang terus dilakukan oleh tim medsos dalam meningkatkan pemberian informasi kepada masyarakat mengenai program-program serta kegiatan yang dilakukan oleh paslon LaDub. 

"Kemudian program-program unggulan kita, program-program kebijakan, seandainya kami dengan Bu Nyai Lathifah menjadi Bupati dan Wakil Bupati, permasalahan Covid-19 ini harus kita selesaikan," pungkasnya. 

Sebagai informasi bahwa di dalam tim medsos paslon LaDub sendiri banyak diisi oleh pemuda-pemudi milenial yang banyak memiliki beragam inovasi dan kreatifitas dalam melakukan branding kepada paslon LaDub.