Kakek Sarman saat berjualan di Taman Wisata Nonggko Hijau (foto: Dodik Eko P/ MadiunTIMES)
Kakek Sarman saat berjualan di Taman Wisata Nonggko Hijau (foto: Dodik Eko P/ MadiunTIMES)

Usianya sudah lebih dari 70 tahun, namun kakek Sarman, masih juga berjualan susu sapi segar dengan berjalan menyusuri jalanan.

Warga Desa Sambong Kecamatan Kare Kabupaten Madiun ini sudah berjualan keliling dengan jalan kaki melalui medan jalan yang naik turun sejak tahun 1983.

Ya tentu saja medan yang harus dilaluinya tidaklah mudah karena Kecamatan Kare merupakan salah satu kecamatan yang ada di sisi timur Kabupaten Madiun tepatnya ada di Gunung Wilis.

Seperti yang terlihat pada hari ini, Minggu (27/9/2020). Dengan semangat yang masih tinggi kakek Sarman terlihat memikul dua kotak yang berisi 90 gelas es susu sapi segar binaan Dinas Pertanian & Perikanan Kabupaten Madiun, di tempat wisata alam Nongko Hijau yang ada di Kecamatan Kare.

Selain di tempat wisata, kakek Sarman juga juga mengaku berkeliling di kampung-kampung di sekitaran Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.

Ia berjualan ss susu segar sudah 30 tahun lebih bahkan sudah berganti 3 bos. "Saking lamanya saya jualan, ini bos yang ke 3," ungkapnya.

Setiap hari kakek berusia 70 tahun lebih itu mengaku kalau membawa 90 botol gelas susu segar dengan harga per gelasnya 3 ribu rupiah. Kalau habis ia dapat uang Rp 270 ribu dan yang disetorkan Rp 180 ribu sisanya adalah upahnya.

"Kalau tempat wisatanya lagi ramai ya habis semua tapi, kalau lagi sepi kadang cuman separo. Seperti saat ini yang masih ada virus Covid-19, tempat wisata benar-benar sepi," jelasnya.

Selain di tempat wisata kakek Sarman juga sudah punya langganan karyawan kantoran di Kota Madiun. "Warga kampung sini yang kerja di kantor Kota Madiun setiap hari mereka yang bawa ke mantornya," ungkapnya.

Kakek yang sudah berusia 70 tahun lebih itu merasa bersyukur masih diberi umur yang panjang dan kesehatan untuk terus berjualan "Susu sapi segar yang saya jual bergizi bagi anak-anak mas," tutupnya.