SKJ Jadoel merupakan senam kesegaran jasmani jaman dulu yang pernah populer dan menjadi icon olahraga pada masanya
SKJ Jadoel merupakan senam kesegaran jasmani jaman dulu yang pernah populer dan menjadi icon olahraga pada masanya

Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) sempat populer di tahun 90-an, tetapi kini tidak lagi banyak yang melakukannya. Padahal selain mudah diikuti, SKJ juga dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. 

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi berencana kembali mempopulerkan SKJ Jadoel di kalangan masyarakat. Rencananya, program menyehatkan masyarakat lewat SKJ Jadoel ini akan mulai pada akhir September.

Baca Juga : Kamis Depan, Persik Kediri Gelar Uji Coba Hadapi PSG

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Ngawi Hangga Agung mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini untuk mengajak masyarakat menjadi sehat dan bugar. Selain itu, juga menjadi bagian program pemerintah membudayakan olahraga agar masyarakat cinta olahraga, serta mengolahragakan masyarakat.

Terlebih, hingga kini masih mewabah penyakit Covid-19 sehingga masyarakat perlu untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran. Salah satunya, lewat senam dan SKJ Jadoel pilihan tepat.

"Lewat SKJ Jadoel harapannya Covid-19 tidak makin menyebar dan tentunya mengolahragakan serta menyehatkan masyarakat," jelasnya.

Hangga Agung menambahkan, SKJ Jadoel merupakan senam kesegaran jasmani zaman dulu yang pernah populer dan menjadi ilon olahraga pada masanya. Terlebih kini hal-hal yang berbau “jaman dulu” atau jadoel kembali marak. Karenanya, Disparpora Kabupaten Ngawi punya program untuk kembali mempopulerkan SKJ Jadoel di kalangan masyarakat.

Baca Juga : Ukur Kemampuan Jasmani, Polres Ngawi Gelar TKJ

“Kami memiliki harapan besar agar masyarakat untuk bergerak, berolahraga lewat senam SKJ salah satunya. Sehingga, angka kebugaran dan kesehatan meningkatkan di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. Selain bisa mengingat kembali masa lalu,” pungkasnya.