Ilustrasi, Dewi Maia (Foto: Anang Basso / TulungagungTIMES)
Ilustrasi, Dewi Maia (Foto: Anang Basso / TulungagungTIMES)

Bukan hanya masker, bahan makanan dan bantuan sosial yang sering dicari selama pandemi Covid-19 ini, di Tulungagung transaksi jual-beli mainan seks atau alat bantu seks, juga meningkat. Hal itu disampaikan owner Dewi Maia, penjual berbagai alat bantu yang sering diposting di akun miliknya.

"Memang penjualan terong-terongan (kata lain dari alat bantu untuk wanita mengalami peningkatan drastis," katanya, Selasa (22/09/2020). 

Baca Juga : Ditolak Syuting di Tempat Angker di Tulungagung, Begini Klarifikasi Manajemen Pemburu Hantu

Bahkan, selain harga yang mengalami peningkatan signifikan stock alat bantu yang dijualnya makin menipis.

"Stock mulai habis, pesanan semakin banyak," ujarnya. 

Meski di Indonesia atau khususnya Tulungagung tidak mengambil kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kegiatan di luar rumah bagi warganya berkurang. Demikian juga pemesanan, menurut Maia dirinya banyak menerima order dari luar kota.

"Bukan hanya warga Tulungagung, pesanan juga banyak datang dari luar kota. Bisa kita kirim melalui paket atau COD (Cash On Delivery)," ungkapnya.

Meski juga pemesanan alat bantu untuk pria juga mengalami peningkatan, diakui Maia order alat bantu untuk wanita jauh lebih laris.

Baca Juga : Viral Peringatan Merokok di Sebuah Warung Pakai Ayat Al-Qur'an, Auto Merenung!

"Harus disadari, jika mau jujur dari pada jajan menggunakan alat bantu ini lebih aman dari penularan virus sexual," jelasnya.

Secara umum, Maia tidak dapat menjelaskan secara detail berapa biji atau berapa unit alat bantu dapat laku perbulannya.

Maia sendiri selain menerima pemesanan alat bantu juga menerima orderan barang lain sesuai permintaan member yang membutuhkannya.