masyarakat yang antre untuk Rapid Tess di poli covid 19 (Joko Pramono for Jatim TIMES)
masyarakat yang antre untuk Rapid Tess di poli covid 19 (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Poli Covid19 RSUD dr. Iskak dua hari terakhir dipenuhi calon peserta SKB (seleksi Kompetensi bidang). Mereka melakukan rapi tes sebagai syarat mengikuti SKB untuk menjadi CPNS. SKB sendiri akan dilakukan pada 28 September 2020 mendatang. Tak hanya dari luar kota, peserta dari luar kota juga diwajibkan untuk rapid tes.

Humas RSUD dr. Iskak, Muhammad Rifangi saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dalam 2 hari terakhir terjadi lonjakan pemohon rapid tes hingga 300 persen. Jika di hari biasa pemohon rapid tes hanya sekitar 20-30 orang perhari. “Kemarin (Rabu, 16/9/20) sekitar 95 orang,” ujar Rifangi, Kamis (17/9/20).

Baca Juga : Pemkot Kediri Rapid Test Seluruh Karyawan di Balai Kota Kediri

Rapid Test untuk SKB mulai tanggal Rabu (16/9)20) hingga 22 September mendatang. Rapid Test tidak dipungut biaya, hanya membayar biaya pendaftaran Rp 15 ribu per orang. “Jadi memang ada peningkatan,” ujarnya singkat.

Peningkatan Rapid Test selain peserta SKB juga terjadi di akhir pekan, di mana banyak orang yang akan bepergian ke luar kota. Rata-rata pemohon berasal dari wilayah Tulungagung.

Disinggung sediaan Rapid Test, Rifangi menyakinkan jika alat Rapid Test cukup. “Insyaallah berapapun kebutuhannya akan kita sediakan,” katanya.

Sementara itu salah satu pemohon, Diah Azizah mengaku mencari Rapid Test untuk mengikuti SKB.  

Baca Juga : Tertular Dokter Hewan, 6 ASN Dinas Peternakan Pemkab Blitar Dilaporkan Positif Covid-19

Untuk Rapid Test, Diah mengatakan tak perlu waktu lama. “Enggak (lama) Cuma sebentar,” kata wanita berjilbab asal Kelurahan Tertek itu.