RS dr. Haryoto Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
RS dr. Haryoto Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Selama dua minggu terakhir ini, RS dr. Haryoto Lumajang mulai kehabisan cardtrite, untuk melalukan swab melalui TCM (Tes Cepat Molekuler) yang dimiliki RS dr. Haryoto Lumajang.

Direktur RS dr. Haryoto Lumajang dr. Halimi Maksum kepada Jatimtimes menjelaskan, selama dua pekan terakhir untuk memastikan status pasien Covid-19, tes swabnya harus dibawa ke rumah sakit di luar Lumajang.

Baca Juga : Bertambah 5 Orang, Kini 49 Tenaga Medis di Lumajang Positif Covid-19

"Kita akhirnya membawa sample dari pasien kita ke rumah sakit di luar Lumajang, diantaranya ke Jember. Karena sekarang kita kehabisan stock cardtrite," kata dr. Halimi Maksum kepada media ini.

Untuk Cardtrite yang biasa digunakan oleh RS dr. Haryoto Lumajang selama ini dipasok oleh Kementerian Kesehatan di Jakarta.

"Kita memang tidak bisa melakukan pembelian cardtrite tersebut, karena yang jual juga tidak ada. Semuanya kita dapat bantuan dari Kementerian Kesehatan dari Jakarta," kata dr. Halimi Maksum, melalui pesan WhatsApp kepada Jatimtimes.

Dengan tidak adanya cardtrite tersebut, seluruh proses swab, baik pasien baru atau pasien yang sudah menjalani proses isolasi harus dilakukan di rumah sakit lain, karena pihak keluarga pasien sangat membutuhkan kepastian, apakah pasien Covid-19 benar-benar terbebas dari Virus Coivid-19.

Baca Juga : Dua Minggu Pertama Bulan September, Lumajang Tambah 95 Orang Positif Covid-19

dr. Halimi Maksum tidak menjelaskan, kapan bantuan Cardtritie dari pemerintah pusat tersebut akan mulai diterim dari Kementerian Kesehatan, sehingga proses swab bisa dilakukan secara mandiri di Lumajang.