(dari kiri) Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Achmad Sunjani, Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah, Sekretaris Disdikbud Kota Malang Totok Kasianto. (Foto: istimewa)
(dari kiri) Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Achmad Sunjani, Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah, Sekretaris Disdikbud Kota Malang Totok Kasianto. (Foto: istimewa)

Proses belajar mengajar di masa pandemi yang sangat baru dan tiba-tiba ini memang mengejutkan banyak pihak. Siswa, guru, sekolah, dinas pendidikan, bahkan kementerian mau tak mau harus beradaptasi cepat dengan sistem yang serba daring.

Namun, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang sudah menerapkan e-learning sejak lama. Implementasi TIK dalam menunjang penyelenggaraan pendidikan juga sudah dilakukan jauh hari. 

Baca Juga : PKKMB Daring, ITN Malang Tetap Pertahankan Tradisi Maba Pakai Baju Adat

Efeknya, sebagian besar sekolah maupun siswa sudah tidak asing dan tidak terlalu kaget dengan dunia daring. Adaptasi dengan sistem daring di masa pandemi ini pun tak terlalu sulit untuk dilakukan.

Hal ini membuat pembelajaran daring Disdikbud Kota Malang jadi percontohan. Salah satunya oleh Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro yang menangani sektor pendidikan, sosial, kesehatan, dan kesejahteraan. 

Pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kunjungan kerja ke Disdikbud Kota Malang Selasa (15 September 2020). Kehadiran Wakil Rakyat Kabupaten Bojonegoro inipun diterima secara langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah didampingi Sekretaris Disdikbud Totok Kasianto.

Dalam sambutannya, Totok menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kota Malang, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, sebagai lokasi kunjungan kerja.

"Diharapkan melalui kunjungan kerja ini saling mendapatkan informasi, bertukar hal-hal baik yang nantinya akan dapat diadopsi serta dimodifikasi sesuai dengan situasi, kondisi, maupun kemampuan di masing-masing daerah," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro Achmad Sunjani menyampaikan bahwa kunjungan kerja ke Disdikbud Kota Malang tidak lain adalah untuk sharing berkaitan kebijakan maupun pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi yang telah dilaksanakan oleh Disdikbud Kota Malang beserta jajarannya.

Baca Juga : Tampung dan Serap Aspirasi Mahasiswa, Sema-U UIN Malang Luncurkan Website Serasi

Zubaidah menegaskan bahwa di masa sekarang ini pendidik harus mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi diri.

"Selamat datang dan terima kasih atas kepercayaan Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro yang mempercayakan locus kunjungan kerja di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang. Proses belajar mengajar oleh pendidik kepada peserta didik di masa pandemi harus mampu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi diri. Sebab biasanya pembelajaran tatap muka langsung, namun saat ini pembelajaran dilaksanakan jarak jauh," tuturnya.

Dikatakan, pembelajaran pada masa pandemi di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang mengacu pada SKB empat Menteri, di mana kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan merupakan prioritas utama.

"Kami berterima kasih pada seluruh keluarga besar Disdikbud Kota Malang yang telah melaksanakan serta mempersiapkan diri dalam menjalankan proses belajar mengajar jarak jauh," tandasnya.