Pelatihan pembuatan brosur dilaksanakan mahasiswa PKM Unisba Blitar.
Pelatihan pembuatan brosur dilaksanakan mahasiswa PKM Unisba Blitar.

Sudah tak diragukan lagi, brosur adalah sarana promosi paling efektif karena harganya relatif lebih murah dibanding dengan material marketing lainnya. Brosur berisi foro, gambar dan elemen lain yang menyampaikan informasi produk agar dilirik konsumen. 

Dewasa ini, brosur tak hanya disebarluaskan melalui komunikasi tatap muka. Teknologi internet memungkinkan brosur disbarluaskan secara online melalui media sosial. 

Baca Juga : Lewat TQM, PAI UII Yogyakarta Gelar Acara untuk Tingkatkan Kontribusi Masyarakat

 

Lalu bagaimanakah cara membuat brosur? Hal inilah yang disosialisasikan mahasiswa Universitas  Islam Balitar (Unisba) Blitar dalam kegiatan Program Kegiatan Mahasiswa (PKM) tahun 2020. 

Pelatihan Pembuatan Brosur dengan CorelDraw dilaksanakan oleh Nurwahid Afifi, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum dari kelompok 4 yang melaksanakan PKM di RT 02 RW 03, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar pada 29 Agustus 2020. Pelatihan ini diikuti sejumlah warga setempat yang menggeluti usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Ya, banyak warga Kepanjenkidul yang terjun menggeluti UMKM untuk menopang perekonomian. 

“Alasan saya melaksanakan kegiatan pelatihan membuat brosur, kegiatan ini sebagai sarana promosi produk agar lebih banyak dikenal oleh banyak kalangan masyarakat. Brosur akan memudahkan calon konsumen untuk mengetahui detail dan manfaat produk pelaku usaha,” ungkap Nurwahid kepada BLITARTIMES, Kamis (10/9/2020). 

Dalam pelatihan ini, Nurwahid memberikan banyak wawasan kepada pelaku  UMKM. Di antaranya tentang strategi pemasaran melalui brosur. Kemudian mengajarkan bagaimana cara membuat brosur yang baik, menarik dan user friendly.

“Dalam merancang brosur, harus pandai-pandai membuat judul bombastis dan fantastis dapat membawa emosi konsumen sehingga menarik perhatian mereka. Judul yang menarik lebih efektif daripada Anda menyapu bersih seluruh bagian brosur dengan menuliskan penawaran dari produk Anda. Teknis membuat brosur dengan cara ini juga sangat efektif sehingga customer bisa mengetahui kenapa mereka harus mencoba produk yang Anda tawarkan,” jlentrehnya. 

Sebagaimana diketahui, Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar kembali menerjunkan para mahasiswanya untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di tengah situasi pandemi covid-19. Kuliah kerja nyata (KKN) tahun 2020 digelar dengan warna baru menjadi Program Kegiatan Mahasiswa (PKM).

Baca Juga : Implementasikan Kampus Merdeka, Mahasiswa ITN Malang Bisa Ambil Kuliah di Luar Kampus

 

 PKM dilaksanakan mahasiswa di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan. PKM dilaksanakan selama satu bulan mulai 15 Agustus hingga 15 September 2020.  

Melalui PKM, Unisba Blitar mendorong mahasiswa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menjadi relawan untuk memutus mata rantai covid-19 dengan menggunakan aplikasi Inarisk yang dilakukan pendataan di warga masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Selain itu, mahasiswa peserta PKM  dituntut untuk melaksanakan kegiatan bantu kepada masyarakat.