free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Dua Bulan Kiriman Elpiji Subsidi Telat di Jombang, Pasokan pun Berkurang

Penulis : Adi Rosul - Editor : Dede Nana

09 - Sep - 2020, 00:52

Loading Placeholder
Stok elpiji kosong milik Rio Febrian Lestianto, warga Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. (Foto : Adi Rosul/ JombangTIMES)

Pasokan gas elpiji 3 kilogram (kg) bersubsidi di sejumlah daerah di Jombang tersendat. Sejak tiga bulan terakhir, pasokan gas elpiji bersubsidi itu dibatasi di tingkat pangkalan. Seperti yang dialami oleh pangkalan gas elpiji milik Nasrullah (44), warga Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. Ia mengungkapkan, sejak dua bulan terakhir kiriman elpiji dari agen distributor selalu terlambat. Keterlambatan bisa sampai satu minggu dari jadwal yang sudah ditentukan.

Bukan hanya keterlambatan, Nasrullah juga mengeluhkan jatah pasokan gas elpiji yang dikurangi dari agen distributor di wilayah Kecamatan Mojoagung. Dari 400 tabung, dirinya hanya dapat pasokan sejumlah 100 tabung gas elpiji 3 kg setiap pengiriman.

Baca Juga : Sinyal Pergerakan Ekonomi, Kelompok Bahan Makanan Gerakkan Inflasi

"Biasanya telat sampai seminggu, sudah dua bulan terakhir. Pasokan juga dikurangi, dari 400 tabung menjadi 100 tabung," ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (8/9/2020).

Dikatakannya, pengurangan jatah gas elpiji 3 kg itu tidak hanya dialaminya sendiri. Banyak pangkalan juga mengalami pengurangan jatah dari tingkat agen distributor.

Akibatnya, Nasrullah tidak bisa memenuhi pasokan ke toko-toko yang ia naungi. Selama ini, ia memasok ke toko di 5 desa di Kecamatan Mojoagung. 

"Biasanya ya sampai antre mas. Kalau harga kita tetap Rp 16.000," ujarnya.

Hal senada juga dirasakan oleh Rio Febrian Lestianto (41), warga Desa Ceweng, Kecamatan Diwek. Ia mengaku, sebulan terakhir ini kiriman elpiji telat. Bahkan, pasokan elpiji dikurangi. Dari normalnya 150 tabung menjadi hanya 30 tabung.

Baca Juga : DED Revitalisasi Pasar Kota Batu Segera Disosialisasikan, Dewanti: November Relokasi

"Sudah satu bulan ini dari distributor saya, volume dikurangi. Biasanya penuh 150 tabung, dikurangi menjadi 30 tabung per pengiriman," ujarnya saat ditemui di tokonya.

Karena pasokan telat, saat ini stok tabung di tokonya kosong. Akibatnya, ia tidak mampu melayani permintaan warga selama tiga hari ini. "Dan untuk saat ini stok saya kosong. Sudah tiga hari ini. Padahal banyak permintaan, sehingga saya ndak bisa melayani pelanggan," tandasnya.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Adi Rosul

Editor

Dede Nana

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---