Jelang dimulainya kompetisi Liga 2 di Riau pertengahan Oktober mendatang, seluruh pemain dan staf ofisial PSIM Yogyakarta menjalani rapid test. Bertempat di kompleks Wisma PSIM, Baciro, Selasa (1/9/2020) pagi terdapat 15 pemain yang menjalani tes secara bergantian oleh tim dokter.
Soal siapa saja pemain yang menjalani rapid test, pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro menjelaskan bahwa yang mengikuti hanya pemain asal Yogya. Selain itu, ada beberapa pemain dari luar daerah namun sudah datang di Yogya.
Baca Juga : Kehilangan 2 Pemain Asing, Arema FC Banyak Tawaran dari Agen
Coach Seto sangat senang dengan proses ini dan menyatakan bahwa keikutsertaan pemain menjalani rapid test dapat menjadi awal yang baik. “Artinya hal seperti ini memang perlu dilakukan karena kami harus saling menjaga semua yang ada di dalam tim ini," ujarnya.
Senada dengan sang pelatih, Manajer PSIM, David Hutauruk menjelaskan bahwa rapid test pemain dan ofisial merupakan salah satu dari rangkaian protokol kesehatan yang harus diterapkan pada kompetisi Liga 2 2020. Selain itu, PSIM akan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang dijalankan.
Mengenai jadwal latihan yang direncanakan Rabu sore besok, David memastikan hanya bagi pemain yang telah melaksanakan rapid test. “Selain rapid test sebagai awalan, tim juga akan melaksanakan swab test sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Dinas Kesehatan,” imbuh dia.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang turut hadir sebagai pembina berharap rapid test nantinya menunjukkan hasil yang baik, dalam arti tidak ada yang reaktif. Namun, bila terdapat hasil yang reaktif, Haryadi meminta agar dilanjutkan ke swab test dan menjalani isolasi mandiri. “Kami juga telah menyiapkan ruang untuk isolasi,” ungkapnya.
Baca Juga : Rencana Gelar Kompetisi Internal, Asosiasi PSSI Kota Malang Berpatokan Pusat
Selain itu, Haryadi meminta kepada seluruh pemain dan ofisial agar terus mematuhi protokol kesehatan. Tidak hanya itu. Haryadi juga mendorong agar suporter juga memerhatikan protokol kesehatan yang ditentukan. “Patuhilah protokol kesehatan seperti jaga jarak, selalu cuci tangan dengan memakai sabun, dan selalu menggunakan masker,” tandasnya.
Adapun 15 penggawa Laskar Mataram -julukan PSIM- yang sudah menjalani rapid test pagi tadi adalah Ivan Febrianto, Jordyno Putra Dewa, Al Rizqy Dwi Prananda, dan Hendra Wijaya. Juga ada Sunni Hizbullah, Crah Eka Angger Iswanto, Yoga Pratama, Raymond Ivantonius Tauntu, Arifsatya Yudha Alkanza, Ichsan Pratama, Supriyadi, Ken Noveryan Achbar, Martinus Novianto, Nanda Nurrandi, dan Talaohu Abdul Mushafry.