free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

Bonsai Kelapa Dari Lumajang Mulai Diminati, Bersaing Dengan Jogja dan Bali

Penulis : Moch. R. Abdul Fatah - Editor : A Yahya

25 - Aug - 2020, 13:29

Loading Placeholder
Muhammad Hankm, pelaku usaha bonsai kelapa yang saat ini mengkoleksi 200 bonsai kelapa (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Keunikan bonsai kelapa dari Kabupaten Lumajang belakangan ini mulai diminati oleh para penggemar bonsai kepala di tanah air dan kualitasnya mulai bisa bersaing dengan produk serupa dari Bali, Jogjakarta, dan Lampung.

Muhammad Hankam, salah seorang pelaku yang merekayasa tanaman hias bonsai kelapa, mulai kewalahan dalam memenuhi permintaan dari berbagai daerah, sehingga untuk memenuhinya harus bekersajama dengan sejumlah produsen bonsai kepala lainnya di Lumajang.

Baca Juga : Superman Is Dead Rayakan 25 Tahun Berkarya, Galang Dukungan Pembebasan Jerinx

Muhammad Hankam, yang juga pendiri Komunitas Bonsai Kelapa Indonesia (BKI) mengatakan, saat ini sudah tercatat 65 ribu anggota pelaku dan penggemar yang bergabung BKI dari seluruh Indonesia.

"Untuk penggemar bonsai kelapa di Indonesia sudah bergabung dengan BKI secara nasional, dan setiap propinsi sudah berdiri Korwil BKI, sedangkan tingkat kabupaten terbentuk Korda BKI," jelas Muhammad Hankam Hankam.

Di Kabupaten Lumajang sendiri, para pelaku dan pembuat bonsai kelapa diperkirakan sebanyak 20 orang. Mereka sering bertemu untuk berbagi keterampilan, sehingga bisa membuat bonsai kelapa yang benar-benar unik dan bagus.

"Bonsai kelapa itu perpaduan antara botani dan seni. Botani dalam merawat tanamannya, sedangka seni untuk membentuk keunikannya. Semakin unik sebuah bonsai kelapa, akan semakin mahal harganya," ujar Muhahmad Hankam kemudian.

Diakui, harg satu bonsai kelapa secara umum antara 150 ribu sampai 350 ribu. Tetapi untuk bonsai kepala yang bercabang, harganya sangat mahal, karena menjadi bonsai kelapa yang sangat langka.

Baca Juga : Jerinx SID Masuk Bui, Ungkap Sosok Ayahnya yang Jadi Pejabat dan Disegani di Bali

"Saya punya satu bonsai kelapa yang bercabang. Ini memang unik, sehingga saya tawarkan dengan harga Rp 6,5 juta," paparnya kemudian.

Muhammad Hankam, yang saat ini memiliki sekitar 200 bonsai kelapa menjelaskan, semua jenis kelapa bisa dijadikan bonsai. Tetapi kelapa ganding yang paling menarik dan diminati untuk dijadikan bonsai. 

"Yang karyanya sangat bagus dari Bali. Bahkan sabut kelapanya juga diukir sedemikian rupa, sehingga menjadi karya yang bagus dan biasanya mahal," tuturnya kemudian.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Moch. R. Abdul Fatah

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---