Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). (Foto: Tribun Kaltim)
Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA). (Foto: Tribun Kaltim)

Publik baru saja digegerkan dengan munculnya deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Belum reda pro kontra hadirnya KAMI, kini muncul deklarasi baru, yakni Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA).  

Baca Juga : Polres Ngawi Sertijab Delapan Perwira

Diketahui, KITA dibentuk oleh relawan Jokowi-Ma'ruf Amin.  Deklarasi KITA juga sudah digelar di Gedung Joeang Jalan Manteng 31, Jakarta Pusat, pada Rabu (19/8/2020).  

Dikatakan oleh salah koordinator KITA, Maman Imanulhaq, deklarasi tersebut merupakan koalisi independen yang menyemai, mengembangkan dan melestarikan tanah air Indonesia sebagai bagian dari diri, identitas, dan masa depan bersama.  

"KITA bergerak di politik kesadaran yang berusaha membangun masyarakat yang terbayang Indonesia kreatif dan berkelanjutan," katanya.

Sementara, budayawan Taufik Rahzen yang juga anggota KITA mengatakan bahwa peradaban Nusantara yang kaya dan beragam merupakan bentuk Indonesia sebagai negara bangsa yang ditenun atas asa kemanusiaan yang adil dan beradab.  

Dalam acara deklarasi tersebut, juga digelar acara tausiah dan doa lintas iman oleh KH Abun Bunyamin dan Pendeta Jhoan Souhokua.  

KITA juga menyampaikan teks deklarasi yang berbunyi:

Tidak ada KAMI

Tidak ada KAMU

Yang ada KITA

KITA Indonesia

Kegiatan tersebut lantas didtutup dengan doa bersama yang dipimpin Habib Syahdu Alidrus dan menyanyikan lagu Bendera Merah Putih oleh Camelia Panduwinata.  

Sementara KAMI yang rupanya berseberangan dengan KITA juga sudah resmi dideklarasikan pada Selasa (18/8/2020).  Adanya KAMI yang dipelopori oleh Din Syamsudin. 

Baca Juga : Hendak Mandi, Remaja 17 Tahun di Jatiroto Tenggelam di Sungai Bondoyudo

Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada tanggapan resmi dari pihak KAMI terkait munculnya deklarasi KITA.