Laptop Toshiba (Foto:  Amazon.co.uk)
Laptop Toshiba (Foto: Amazon.co.uk)

Raksasa elektronik Jepang Toshiba kini telah resmi menutup bisnis produksi laptop.  Padahal, hal itu diputuskan setelah Toshiba mampu bersaing dengan vendor laptop lain selama 30 tahun ini.

Sebenarnya, beberapa tahun terakhir, Toshiba sudah mulai mundur perlahan dari bisnis laptop. Namun pernyataan resmi Toshiba baru saja disampaikan.  

Baca Juga : Wagub Emil Mengapresiasi dan Mendukung Pemberdayaan UMKM Produsen Masker di Kota Mojokerto

Dilansir melalui Gizmodo, Toshiba mengeluarkan pengumuman tak memproduksi laptop lagi lantaran mereka telah mengalihkan sisa saham dalam bisnis komputer pribadi (PC) ke Sharp.

Pada 2018 lalu, Sharp memang telah membeli 80,1 persen saham bisnis laptop Toshiba.  Di Sharp,  laptop Toshiba itu dipasarkan dengan nama Dynabook.  

Toshiba Dynabook Portégé X30-F-12M Core i7-8565U 8GB 256GB SSD ...
Foto: Laptops Direct

Melalui pernyataannya, Toshiba mengatakan Sharp telah menggunakan haknya untuk membeli sisa saham Dynabook yang masih dipegang Toshiba pada akhir Juni lalu.  Kini proses pengalihan saham pun selesai dan degan resmi Toshiba tidak akan meproduksi laptop lagi. "Sebagai hasil dari pengalihan ini, Dynabook telah menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sharp," kata Toshiba

Sebagai informasi, Toshiba saat itu berhasil memimpin pasar laptop sepanjang tahun 90-an. Hingga akhirnya, perusahaan-perusahaan lain seperti HP, Apple, Lenovo, dan Dell mengeluarkan laptop yang lebih baik dan Toshiba mulai melemah.  

Saat itu, Toshiba mendesain laptopnya dengan ukuran yang sangat besar dan susah untuk dibawa ke mana-mana. <