Sejumlah klub peserta Liga I 2020 mulai berdatangan ke Jogjakarta sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan. Mereka juga bertamu ke Bupati Bantul Suharsono.
Pada tahap pertama, ada tiga klub yang menemui Bupati Bantul untuk meminta izin penggunaan Stadion Sultan Agung (SAA) menjadi arena laga. Ketiga klub tersebut adalah Persija Jakarta, Bali United, dan PSM Makassar.
Baca Juga : Susul Mario Gomez, Marcos Gonzales dan Jonathan Bauman Out dari Arema FC
Dipimpin langsung oleh Bambang Pamungkas, Persija menemui Bupati Bantul di Komplek Gedung Paseban Selasa 4/8/2020 kemarin. Keluar dari pertemuan, Bepe sapaan akrab Manager Persija ini menyampaikan pada media bahwa Bupati sangat Welcome dengan kedatangannya. “Bupati dengan senang hati menerima tim Persija untuk dapat menggunakan stadion kebanggaan masyarakat Bantul itu,” ujarnya.
Mantan kapten Timnas ini juga menjelaskan bahwa dengan adanya lampu hijau dari Pemda Bantul akan memudahkan timnya dalam melakukan persiapan hingga pelaksanaan pertandingan ke depannya. Ia menegaskan bahwa akan terus melanjutkan komunikasi dengan pihak tuan rumah secara terus menerus. “Selebihnya kami diminta untuk berkoordinasi dengan staf terkait yang akan siap membantu pelaksanaannya,” tambah Bepe.
Atas kedatangan tim liga 1 ini, Bupati Bantul menyatakan menyambut baik apa yang sudah dilakukan. Menurut Harsono, sapaan akrab Bupati Bantul, kedatangan ketiga tim tersebut merupakan niat serius yang dinilai membawa dampak positif bagi warga Bantul dan Jogja secara keseluruhan. “Saya berharap pertandingan bisa berjalan kondusif di Stadion Sultan Agung Bantul,” tandas Suharsono sambil membawa jersey Persija atas namanya yang diberikan oleh Bepe.
Adapun pemilihan SAA oleh Bali United karena dianggap lokasinya paling strategis untuk mengarungi lanjutan kompetisi Liga 1. Hal ini ditegaskan oleh Michael Gerald yang turut bertemu dengan Bupati di hari yang sama. “Karena memang kemungkinan besar untuk travel pakai darat. Jadi kalau mau ke barat dan timur lebih mudah,” ungkap sekretaris Bali United ini lebih lanjut pada media.
Terkait dengan kelanjutan Liga 1, memang akhir Juli lalu PT. Liga Indonesia Baru (LIB) telah melakukan audiensi dengan Sekda DIY. Sesuai keputusan PT. LIB, Liga 1 akan digelar di Jogja mulai awal Oktober hingga akhir Februari 2021 mendatang.
Baca Juga : KONI Bangkalan Siapkan Beasiswa untuk Atlet Badminton yang Berprestasi
Yarno, Direktur Operasional PT. LIB, usai audiensi mengungkapkan bahwa ada 6 klub yang akan berkompetisi di Jogja. Lebih lanjut menurut Yarno, ada dua venue yang akan dipergunakan, yaitu Stadion Maguwoharjo Sleman dan Stadion Sultan Agung Bantul. “Persiraja, Persipura, Borneo FC, Bali United, Barito FC dan PSM Makasar yang akan bertempat di Jogja” ujarnya pada media.
Usai ditemui PT. LIB, Kadarmanta Baskara Aji, Sekda DIY, mengungkapkan bahwa pada prinsipnya jajaran Pemda akan memberikan support penuh terhadap lanjutan Liga 1. Namun ada catatan penting mengingat kondisi belum bisa dipastikan, sehingga perlu komunikasi instensif. “Kalau belum kondisif ya kita harapkan tidak jadi. Kita pada prinsipnya mengizinkan dan mendukung, tapi dengan catatan itu,” jelas Aji pada media.
Untuk PSS Sleman, sebagai klub asli Jogja peserta Liga 1 dihubungi secara terpisah mengatakan belum bisa memulai persiapan di minggu pertama Agustus ini. Tim berjulukan Super Elang Jawa ini menjadwalkan pekan kedua Agustus untuk pengumpulan dan latihan bersama pera pemain. “Kami lagi menyiapkan protokol kesehatan dan keamanan para pemain,” kata Danilo Fernando pelatih PSS pada Yogyakarta TIMES melalui pesan WhattApp.