free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Rangkaian HUT Kota Kediri ke 1141 Digelar secara Virtual

Penulis : Bambang Setioko Kediri TIMES - Editor : Nurlayla Ratri

24 - Jul - 2020, 15:11

Loading Placeholder
Rangkaian HUT Kota Kediri ke 1141 akan Digelar Secara Virtual. (Foto: Istimewa)

Peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke 1141 dipastikan tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, banyak acara-acara besar yang dihapus mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi. 

Rangkaian hari jadi yang dimulai dengan acara pembacaan Al-Qur'an hingga pagelaran ritual Manusuk Sima dilakukan secara virtual. Rangkain acara juga mencakup pergelaran musik virtual dan pameran UMKM virtual. Dalam rangkaian yang sama, Pemkot Kediri juga akan melaunching program IKM Go Digital.

Baca Juga : DPRD Banyuwangi Setujui Pertanggungjawaban APBD 2019 dengan Catatan

“Kami berharap meskipun sederhana, tidak mengurangi makna perayaan hari jadi tahun ini. Memang biasanya hari jadi banyak event yang digelar untuk hiburan masyarakat, tapi di tengah situasi pandemi Covid-19 ini sangat tidak memungkinkan penyelenggaraan acara yang mengumpulkan orang banyak,” jelas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kamis (23/7).

“Kota Kediri ini kan kota tua, sudah berusia 1141 tahun per 27 Juli 2020. Sementara, di Kota Kediri anak-anak milenial atau kelahiran tahun 1981 ke atas itu mencapai 60 persen. Maka perayaan hari jadi juga harus relevan dengan kondisi demografi ini. Dengan digelar secara virtual, mereka masih bisa terlibat, minimal bisa nonton melalui channel YouTube Harmoni TV,” tambah Mas Abu, sapaan akrabnya.

Tak ketinggalan Manusuk Sima, ritual yang setiap tahun digelar di Situs Kuwak, Taman Tirtayasa, Kota Kediri ini tetap akan digelar pada Senin, 27 Juli 2020. Ritual sakral ini digelar dengan protokol kesehatan dengan melibatkan peserta tak lebih dari 40 orang dan digelar tanpa penonton, masyarakat bisa menyaksikan siaran langsung via YouTube.

“Manusuk Sima ini kan sudah tradisi tahunan, untuk menghormati leluhur para pendiri Kediri, kami tidak bisa menghapusnya dari rangkaian hari jadi. Bagaimanapun nilai-nilai yang terkandung dalam ritual Manusuk Sima ini menjadi pengingat atau tetenger bahwa ada masa ketika Kediri ditetapkan menjadi sebuah wilayah, yang berdiri dan tetap bertahan hingga sekarang, bahkan dari nama Kediri pun tetap kita pakai hingga saat ini,” tambah Kepada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Nur Muhyar.

Baca Juga : Petani Beralih Tanam Varietas Tembakau Khas Blitar, Dinas Pertanian Beri Pendampingan

“Sebagai ketua panitia hari jadi, saya berharap rangkaian acara ini berjalan dengan lancar dan tidak mengurangi makna perayaan hari jadi itu sendiri. Ya sesekali kita peringati hari jadi dengan sederhana, mengingat situasi pandemi yang tidak memungkinkan kita gelar secara besar-besaran,” tutup Nur Muhyar.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Bambang Setioko Kediri TIMES

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---