Tim Macan Agung saat mengamankan dua dari tiga pelaku pencurian. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Tim Macan Agung saat mengamankan dua dari tiga pelaku pencurian. / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Tim Khusus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung bersama Unit Reskrim Polsek Tulungagung dan di-back-up Resmob Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan  komplotan pelaku spesialis pencurian konter HP. Komplotan itu diketahui telah menggasak sasaran di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Tulungagung.

Satu di antara sasarannya adalah Konter Kiki Cell di Jalan Antasari milik  Arif Zainudin (41), warga Desa Rejoagung, Kedungwaru.

Baca Juga : Terjebak Portal Perumahan yang Tutup, 2 Jambret di Sukun Sempat Jadi Bulan-bulanan

"Di konter ini, komplotan itu mengambil laptop, puluhan HP, kartu perdana, serta voucher dengan kerugian hampir 40 juta rupiah," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Bripka Endro Purnomo, Senin (20/07/2020) siang.

Polisi sudah mengantongi tiga nama. Dan dari tiga orang pelaku ini, dua di antaranya berhasil diamankan pada Rabu (15/7/2020) lalu di kos masuk Kelurahan Banyuurip, Kota Surabaya. Dua orang yang dimaksud adalah HE, warga Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut Surabaya, dan MR, warga Sidotopo, Surabaya. "Sedangkan satu pelaku masih dalam pengejaran yakni MS (adik pelaku MR)," ucapnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 19 HP, 2 buah laptop, 10 voucher perdana, sebuah gembok, 1 unit sepeda motor Honda Beat sebagai sarana pelaku, sebuah palu, dan sebuah kunci L.

"Modus pelaku bersama-sama berangkat dari Surabaya menuju Tulungagung mengendarai sepeda motor. Lalu  mencari sasaran. Setelah mendapat sasaran konter Kiki Cell, mereka langsung memainkan perannya," ungkap Endro.

Adapun peran HE mengawasi situasi dan MS bertugas mengetuk pintu sebanyak tiga kali dengan tujuan memastikan bahwa di dalam konter Kiki Cell tidak ada orang. Sedangkan MR bertugas mencongkel gembok dengan menggunakan palu dan kunci L.

Baca Juga : Simpan Sabu, 2 PNS Tulungagung Ditangkap Satreskoba

Setelah pintu terbuka, dua pelaku masuk dan langsung mengambil barang yang ada di dalam konter. Lalu MR mengganjal pintu dengan menggunakan dua batu bata yang ada di sekitar TKP dengan tujuan agar pintu tidak terbuka. "Kemudian mereka kabur membawa barang curian," ungkapnya.

Saat ini pelaku HE disidik  di Polres Tulungagung. Sedangkan MR disidik di Polrestabes Surabaya karena terdapat TKP lain di wilayah Surabaya dan sekitarnya.