Bupati Malang HM. Sanusi sesaat setelah hadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bupati Malang HM. Sanusi sesaat setelah hadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah mempersiapkan Safe House bagi pasien Covid-19 yang berasal dari wilayah utara. Yakni, Lawang, Singosari dan sekitarnya. Safe House yang telah disiapkan adalah RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Radjiman Wediodiningrat, Lawang, Kabupaten Malang.

Dengan demikian, jika ada pasien dariwilayah utara, tidak perlu lagi dirawat di Rusunawa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kepanjen, tapi akan dirawat di RSJ Lawang. 

Baca Juga : Sehari, Satu Desa di Kota Batu Tambah 5 Pasien Positif Covid-19

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Bupati Malang HM. Sanusi. Dia mengungkapkan jika ada pasien yang berasal dari wilayah utara seperti dari Singosari dan Lawang akan langsung dirujuk ke RSJ Lawang. Dengan demikian, Safe House di Rusunawa ASN Kepanjen tidak sampai over load.

"Nanti tergantung penanganan oleh Dinas Kesehatan. Kalau ada pasien dari Singosari dan Lawang, akan kita arahkan ke RSJ Lawang biar yang yang di sini (Rusunawa ASN Kepanjen, Red) tidak over load," kata Sanusi.
 

Kapasitas tempat tidur di RSJ Lawang memang tidak sebanyak di Rusunawa. Untuk RSJ Lawang, terdapat 30 tempat tidur. Sedangkan di Rusunawa ASN Kepanjen memiliki kapasitas 54 tempat tidur untuk para pasien Covid-19. 

Sanusi mengatakan terkait fasilitas untuk pemulihan para pasien Covid-19 di RSJ Lawang sama halnya dengan yang ada di Rusunawa ASN Kepanjen. Mulai dari SOP (Standard Operational Procedure) kesehatan Covid-19 serta pemberlakuan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan imunitas tubuh juga tersedia lengkap. "Pasien pun diperbolehkan untuk membawa dan mengoperasikan gadget. 

Disinggung mengenai persiapan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menghadapi pasien yang dikhawatirkan kabur seperti peristiwa yang terjadi di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang beberapa waktu lalu, Sanusi mengatakan bahwa hal tersebut diusahakan tidak akan terjadi untuk penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Malang. 

"Insya allaah di kita nggak, karena dokter konsultannya itu selalu komunikasi melalui WA. Utamanya Dokter Dian, Dokter Arbani, itu selalu komunikasi dengan pasien-pasien kita. Di rusunawa ada TV di setiap kamar, ada ruang baca. Nanti di RSJ juga kita kasih TV untuk hiburan," pungkasnya.